

Football5star.com, Indonesia - Kewaspadaan tinggi ditunjukkan Pep Guardiola jelang Derbi Manchester. Meskipun Manchester City saat ini dalam kondisi jauh lebih baik dan bertindak sebagai tuan rumah, dia menilai Manchester United tetap bisa memberikan kejutan tak menyenangkan.
Guardiola tahu betul hal itu karena pertemuan terakhir menjadi bukti nyata. Di Stadion Etihad, Manchester City dipaksa bertekuk lutut 2-3 oleh Manchester United. Belum lagi geliat yang ditunjukkan Red Devils dalam beberapa laga terakhir pada musim ini. menurut dia, itu menunjukkan bahwa anak-anak asuh Jose Mourinho punya mentalitas apik dan efektivitas luar biasa.
[caption id="attachment_168552" align="aligncenter" width="741"]
manchestereveningnews.co.uk[/caption]Bicara soal hasil di Stadion Etihad musim lalu, status tuan rumah memang bukan jaminan menang di Derbi Manchester. Dalam 16 edisi terakhir di berbagai ajang, tercatat sembilan kali tim tamu menang. Empat kemenangan diraih Red Devils di Etihad, lima kemenangan diraup The Citizens di Old Trafford.
Musim lalu, dua laga Derbi Manchester juga diraih tim tamu. Sebelum Manchester United menang 3-2 di Etihad, Manchester City membukukan kemenangan 2-1 di Old Trafford.
Fakta 16 laga derbi itu sungguh kontras dengan delapan edisi sebelumnya. Kala itu, enam kemenangan mampu diraih oleh tim yang berstatus tuan rumah. Untuk mendapatkan sembilan kemenangan tim tamu, penelusuran harus diteruskan hingga awal Premier League, yakni musim 1992-93. Sembilan kemenangan tim tamu itu hanya terjadi dalam 31 pertemuan.
Dalam 16 edisi terakhir Derbi Manchester, posisi dan kiprah yang lebih baik juga bukan jaminan menang di kandang. Sebelum The Citizens merasakan hal itu musim lalu, Reds Devils merasakannya pada 2012-13. Meski juara, mereka kalah 1-2 di Old Trafford saat menjamu Manchester City.
[better-ads type="banner" banner="156408" ]
Fakta Menarik Tuan Rumah di Derbi Manchester
#DerbiManchester #ManchesterCity #ManchesterUnited #PremierLeague
Komentar
Posting Komentar