
Football5star.com, Indonesia - Dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) tidak hanya dilakukan oleh Paris Saint-Germain dan Manchester City. Football Leaks merilis bahwa AS Monaco diduga melakukan manipulasi data pemasaran beberapa tahun lalu.
Football Leaks menjabarkan jika pemilik Monaco, Dmitry Rybolovlev, melakukan suntikan investasi lewat kontrak dan sponsor bodong. Dana dikirim beberapa kali melalui pihak ketiga yang berpusat di lepas pantai Hong Kong dan Virgin Islands.
Menurut data rilisan yang beredar, Monaco terbukti mengalami defisit anggaran yang mana hal tersebut sangat diharamkan UEFA sebagai otoritas tertinggi. Akan tetapi, pihak klub dengan tegas menyanggah tuduhan tersebut lewat pernyataan resminya.
"Pihak klub dengan tegas menolak tuduhan pelanggaran Financial Fair Play lewat kontrak yang terjalin mitra kami. Hal ini jelas sangat bertolak belakang dengan berita yang tersebar di berbaga media Eropa, khususnya Prancis," demikian bunyi pernyataan tersebut.
"Artikel yang dipublikasikan mengandung berita bohong dan data yang tidak akurat. Pihak klub bertujuan untuk mengembangkan merk dagang lewat beberapa perjanjian dengan sejumlah sponsor, bukan seperti yang dituduhkan," lanjut rilisan tersebut.
[caption id="attachment_167176" align="aligncenter" width="741"]
zimbio.com[/caption]Hingga kini, belum muncul nama tambahan terkait skandal klub yang kini ditangani Thierry Henry tersebut. Diperkirakan, akan muncul nama-nama baru di sekitar figur penting Monaco terkait kasus ini. Seperti kasus PSG yang ikut menyeret Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Giliran AS Monaco "Ditelanjangi" Football Leaks Soal Financial Fair Play
#ASMonaco #FinancialFairPlay #Ligue1
Komentar
Posting Komentar