
Football5star.com, Indonesia - Sergio Ramos kini menjadi sosok yang menjadi topik hangat setelah masuk dalam dokumen Football Leaks yang dikeluarkan oleh Der Spiegel. Laporan tersebut menyebutkan bahwaa UEFA menyembunyikan kasus doping penggawa Real Madrid itu.https://twitter.com/SkySportsNews/status/1066052268498264065
Sergio Ramos dalam artikel yang berjudul Ramos, Ronaldo, and The Controllers yang dikeluarkan oleh Der Spiegel tersebut menyebutkan bahwa sampel air seni milikinya saat sebelum partai final Liga Champions 2017 lalu positif mengandung dexamethason.
Zat yang ada dalam obat untuk sistem kekebalan tubuh tersebut sejatinya sah-sah saja digunakan pemain asalkan sudah mendapatkan izin terlebih dahulu. Der Spiegel menyebutkan bahwa Real Madrid tak melaporkan kepada UEFA jika pemain mereka mengonsumsi zat tersebut.
"Kasus dexamethasone (yang melibatkan Ramos) tidak pernah diungkap ke publik dan tetap dikunci oleh pihak UEFA. Tidak ada tindakan disipliner yang diambil. Baik untuk pemain maupun dokter klub Real Madrid, terlepas dari segala anomali yang ada," tuduh Der Spiegel di artikel tersebut.
Sementara itu Real Madrid telah membantah tuduhan yang dianggap tak berdasar tersebut. Mereka mengklaim tidak melakukan pelanggaran akibat penggelapan laporan doping tersebut.
"Sergio Ramos tidak pernah melanggar peraturan pengendalian anti-doping,” tulis pernyaraan resmi klub besutan Santiago Solari tersebut.
“UEFA meminta informasi yang tepat waktu dan segera menutup masalah ini, seperti biasa dalam kasus ini, setelah verifikasi oleh para ahli sendiri dari Badan Anti-Doping Dunia, AMA, dan UEFA sendiri," tambahnya.
[better-ads type="banner" banner="156437" ]
Ramos Dituding Gagal Tes Doping Sebelum Final Liga Champions
#DerSpiegel #FootballLeaks #LigaChampions #SergioRamos
Komentar
Posting Komentar