
Football5star.com, Indonesia - Legenda hidup Premier League, Alan Shearer, memberikan komentarnya terkait kekalahan perdana Chelsea musim ini. Menurutnya, penempatan posisi N"Golo Kante jadi faktor mendasar hasil pertandingan yang berlangsung di Wembley tersebut.
Shearer pun menyoroti keputusan manajer The Blues, Maurizio Sarri yang lebih menempatkan Jorginho untuk posisi jangkar. Sementara Kante sudah teruji di posisi tersebut dan menghasilkan gelar juara untuk Leicester City dan Chelsea.
Demikian pula ketika ditempatkan Didier Deschamps di lini tengah transisi selama Piala Dunia 2018. Hasilnya, Les Bleus mengangkat trofi emas untuk kedua kalinya sepanjang sejarah sejak 1998.
[caption id="attachment_172372" align="aligncenter" width="741"]
gettyimages[/caption]"Aku sedikit bingung mengapa Sarri tidak menempatkan Kante di posisi bertahan. Ketidakhariannya di posisi tersebut membuat lini tengah Chelsea yang diisi David Luiz dan Antonio Ruediger dengan mudah tereksploitasi,," katanya seperti dikutip dari Givemesport.
Butuh 15 pertandingan untuk membuat Sarri merasakan kekalahan perdana bersama The Blues sejak datang awal musim. Kekalahan ini membaut jarak mereka dengan Manchester City (tujuh poin) dan Liverpool (lima) jadi semakin melebar.
"Dua bek selambat Wes Morgan dan Roberth Huth saja bisa menjuarai liga. Tapi hasil tersebut bisa dilakukan jika pemain Prancis itu berdiri di depan mereka berdua. Jorginho masih kalah kelas," sambungnya lagi.
Shearer pernah merasakan langsung kerasnya Premier League selama 17 musim dengan membela tiga klub. Tiga klub yang pernah dibelanya adalah Southampton, Blackbrun Rovers, dan Newcastle United.
Shearer Heran Sarri Tak Mainkan Kante di Posisinya
#AlanSherarer #Chelsea #MaurizioSarri #NGoloKante
Komentar
Posting Komentar