
Football5star.com, Indonesia - Mantan pemain Juventus, Vincenzo Iaquinta, dijatuhi hukuman dua tahun penjara. Ia didakwa terlibat dalam sebuah organisasi mafia di Italia. Namun, pemain yang juga mengantar Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 itu membantah tudingan tersebut.Iaquinta dianggap menjadi bagian dari “Ndrangheta” sebuah organisasi mafia terbesar di daerah Calabria. Dugaan keterlibatan sang bomber makin kuat karena ia berasal dari Calabria.
Setelah pengadilan menjatuhi hukuman bui pada Iaquinta, pemain yang pernah merumput bersama Udinese itu pun tidak terima. Bahkan menurutnya hukuman padanya sangat konyol dan memalukan.
[caption id="attachment_165739" align="aligncenter" width="741"]
theworldnews.net[/caption]“Ini konyol dan memalukan. Saya tidak melakukan apa pun dan tidak punya hubungan dengan ‘Ndrangheta’. Saya menderita seperti anjing tanpa melakukan apa pun, tapi saya sudah menjuara Piala Dunia saya bangga menjadi orang Calabria,” kata Iaquinta seperti dilansir Football Italia, Kamis (1/11/2018).
Pria yang memutuskan pensiun dari dunia sepak bola sejak 2013 lalu ini tidak sendiri. Kejaksaan Italia juga menghukum ayahnya, Giuseppe Iaquinta. Bahkan sang ayah divonis lebih berat, yakni 19 tahun.
“Keluarga kami tidak tahu apa itu ‘Ndrangheta’. Ini tidak mungkin. Mereka menghancurkan keluarga saya hanya karena saya orang Calabria,” sambung pemain yang mengakhiri kariernya bersama Cessena tersebut.
Kepolisian Italia memang disibukkan dengan kasus mafia yang sudah mendarah daging di Negeri Pizza. Bahkan dalam enam bulan terakhir, pengadilan Italia sudah mengadili lebih dari 140 orang yang terlibat mafia.
Masuk Bui, Iaquinta Bantah Terlibat Mafia
#HukumanPenjara #Juventus #Mafia #VincenzoIaquinta
Komentar
Posting Komentar