
Football5star.com, Indonesia - Mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, menyalahkan Li Yonghong atas kekalahannya di pemilu beberapa waktu lalu. Pengusaha asal Tiongkok tersebut dianggap sebagai perusak suara potensialnya.
Li Yonghong gagal membawa AC Milan kembali ke papan atas sepanjang musim lalu. Padahal, pada bursa transfer sebelumnya, mereka sudah menggelontorkan dana miliaran untuk membangun skuat mumpuni.
Berlusconi menganggap langkah tersebut semakin merusak citra dirinya yang masih punya hubungan dengan Milan. Pasalnya, dia lah yang melepas saham mayoritas Rossoneri kepada Li dan kawan-kawannya pada musim panas 2017.
"Polling dari survey kami menunjukkan bahwa ada 2,5 juta fans klub yang tidak menggunakan hak suaranya untuk memilihku. Mereka mungkin masih marah karena aku yang menyerahkan klub ke Li," katanya kepada Football Italia.
"Mereka masih marah kepadaku bahkan setelah 30 tahun bersama. Tapi, fakta tidak bisa diubah bahwa aku adalah presiden yang mendatangkan banyak gelar untuk klub ini. Faktanya akan selalu seperti itu," lanjut Berlusconi.
[caption id="attachment_159339" align="aligncenter" width="741"]
wsj[/caption]Saat ini, AC Milan dikelola oleh Rossoneri Sport Investment Lux di bawah naungan Elliot Management. Li Yonghong gagal melunasi hutang kepada nama terakhir disebut dan berujung pada pengambilalihan kepemilikan klub.
Berlusconi pernah membuat Milan menjadi salah satu tim terkuat di muka bumi pada era kepemimpinannya. Sumbangan gelarnya selama berkuasa adalah lima gelar Liga Champions dan delapan gelar Serie A
Kalah Pemilu, Berlusconi Salahkan Li Yonghong
#ACMilan #LiYonghong #SilvioBerlusconi
Komentar
Posting Komentar