
Football5star.com, Indonesia - Presiden FIFA, Gianni Infantino menegaskan tidak akan mengakui agenda bernama Super League beberapa tahun ke depan. Bahkan, ia siap memberikan sanksi tegas bagi pemain yang ambil bagian dalam turnamen tandingan Liga Champions tersebut.
[caption id="attachment_165735" align="aligncenter" width="741"]
thenational.ae[/caption]Infantino mengatakan tidak akan segan melarang pemain yang bersangkutan untuk tampil di Piala Dunia, jika bersikukuh main di Super League. Menurutnya, turnamen sepak bola terbesar di bumi tersebut hanya boleh diikuti pemain yang berlaga di kompetisi dalam naungan bendera FIFA.
Beberapa waktu lalu, Der Spiegel mewartakan bahwa pada 2021 mendatang, klub-klub top Eropa akan meninggalkan Liga Champions dan bergabung ke Super League. Dalam laporan tersebut ada 11 tim yang siap menjadi penggagas di antaranya adalah Real Madrid dan Barcelona.
"Kami hanya ingin melindungi sistem sepak bola yang selama ini sudah berjalan lama. Ini bukan pertama kalinya percobaan keluar dari naungan FIFA terjadi, 1990 juga pernah seperti ini. Aku yakin UEFA akan mengawasi pergerakan ini," katanya dikutip dari BBC.
"Pilihannya hanya dua, ikut aturan FIFA atau keluar. Jika ada pemain yang bermain di luar naungan organisasi resmi, maka secara otomatis juga mereka tidak berhak bermain di Piala Dunia. Ini sudah jadi kewajiban kami untuk melakukan tindakan proteksi," imbuhnya.
Infantino baru-baru ini juga terseret ke dalam skandal pelanggaran Financial Fair Play yang juga melibatkan Paris Saint-Germain dan Manchester City. Namun, hingga kini dirinya masih belum mengonfirmasi temuan tersebut.
FIFA Akan Hukum Pemain yang Ikut Super League
#FIFA #GianniInfantino #SuperLeague
Komentar
Posting Komentar