
Football5star.com, Indonesia - Inter Milan sukses membungkam tuan rumah SPAL dengan skor 2-1, Senin (8/10/2018) dinihari WIB. Bagi Luciano Spalletti, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Bahkan timnya bermain di bawah tekanan.
I Nerazzuri berhasil membuka keunggulan melalui sontekan Mauro Icardi di babak pertama. Sempat diimbangi oleh gol Alberto Paloschi, klub kota mode akhirnya memastikan kemenangan melalui gol kedua sang kapten.
Spalletti mengatakan anak asuhnya beberapa kali kehilangan bola hingga membahayakan gawang Samir Handanovic. Namun, berkat kerja keras para pemain, timnya bisa memastikan tiga poin tandang.
[caption id="attachment_159761" align="aligncenter" width="741"]
@Inter_en[/caption]“Kami harus mengambil pilihan, memastikan tim tidak merasa mereka bukan pilihan pertama. Beberapa keputusan harus diambil karena Danilo D’Ambrosio sedang bermasalah dan kami mengakhiri laga dengan kelelahan,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia, Senin (8/10/2018).
“Para pemain bekerja sangat keras, mereka menderita karena bermain di bawah tekanan melawan SPAL. Kami terkadang mengalami kesulitan, kehilangan bola, dan membiarkan mereka menekan kami,” ia menambahkan.
Pada kesempatan yang sama, Spalletti juga mengungkapkan alasannya menurunkan Keita Balde sebagai sayap kiri untuk menyuplai bola kepada Mauro Icardi di lini depan. Ia pun memuji performa pemain yang didatangkan dari AS Monaco tersebut.
“Dia mungkin bisa mendukung striker dari sebelah kiri, dia punya pengalaman itu. Keita punya kekuatan fisik yang luar biasa. Dia bahkan mampu berlari sejauh 50 meter, tidak hanya 10 meter,” tutupnya.
[better-ads type="banner" banner="156432" ]
Spalletti: Inter Menang Saat Bermain di Bawah Tekanan
#InterMilan #InterMilanVsSPAL #LucianoSpalletti #SPAL
Komentar
Posting Komentar