
Football5star.co, Indonesia - Fernando Santos, pelatih Timnas Portugas menolak jika absennya Cristiano Ronaldo karena ia terkena kasus pemerkosaan. Ia pun meyakini bahwa anak asuhnya tersebut bersih dari segala tuduhan dan tak pantas dipersalahkan.
"Pertama, saya akan berkata bahwa saya mendukung sepenuhnya pemainku," ujarnya saat konferensi pers dikutip Football5star dari Football-Italia.
Ia percaya sepenuhnya dengan anak asuhnya dan para pemain yang lain. Ia meyakini yang para pemain katakan adalah hal yang sebenarnya terjadi.
"Namun, (pembelaan) itu bukan karena solidaritas. Saya hanya percaya dengan apapun yang dikatakan para pemain secara terbuka, bahwa perkosaan adalah perbuatan yang keji."
Santos membantah tuduhan bahwa ia menolak memanggil Cristiano karena ia terlibat kasus perkosaan. Menurut pelatih berusia 63 tahun itu, keputusan untuk tak memanggil pemain Juventus itu telah dirundingkan bersama.
"Aku mengenal Ronaldo sangat baik dan atas alasan itu pula, aku sepenuhnya percaya dengan apapun yang ia katakan. Tak memanggilnya adalah keputusan yang telah disetujui oleh pemain, pelatih, dan presiden federasi Portugal (Fernando Gomes)," ungkapnya.
"Kami memutuskan tak akan memanggil Ronaldo dalam dua laga internasional, kali ini dan setelahnya."
Santos mengelak jika Ronaldo ingin gantung sepatu dari dunia Internasional. Ia merasa anak asuhnya tersebut akan selalu menerima panggilan Timnas jika dibutuhkan, tapi bukan dalam dua pertandingan ini.
“Dia tidak ingin pensiun. Ronaldo mengulanginya beberapa kali, secara terbuka ia berkata bahwa dia akan selalu siap untuk mengenakan seragam Portugal. ”
[better-ads type="banner" banner="156437" ]
Santos: Absennya Ronaldo Bukan Karena Kasus Pemerkosaan
#CristianoRonaldo #FernandoSantos #Portugal

Komentar
Posting Komentar