
Football5star.com, Indonesia - Pelatih AS Roma, Eusebio di Francesco, menilai bahwa gol penalti dari SPAL di babak pertama pertama berhasil meruntuhkan mental dari anak asuhnya. Ia pun menyayangkan penampilan dari anak asuhnya di babak kedua pertandingan yang terlihat lemas dan tak bersemangat.
Eksekusi penalti yang dilakukan oleh Andrea Petagna dan gol dari Kevin Bonifazi di babak kedua berhasil membawa SPAL meraih kemenangan 2-0 atas Roma di Stadio Olimpico. Meskipun harus bermain dengan 10 orang setelah Vanja Milinkovic-Savic mendapatkan kartu merah di menit ke-75, tim tamu berhasil mempertahankan keunggulan miliknya hingga pertandingan usai.
[caption id="attachment_162843" align="aligncenter" width="741"]
Calciomercato[/caption]"Kami mampu menguasai pertandingan sebelum mereka mendapatkan penalti. Setelah mereka mendapatkan penalti, permainan kami langsung berubah dan tak mampu mengejar mereka," ungkap Di Francesco dikutip dari Calciomercato.
"Di babak kedua, kami memberikan mereka bayak ruang untuk mengembangkan pertandingan dan mereka berhasil menghukum kami dengan gol keduanya. Seluruh hal ini tak akan terjadi andai kami mampu mempertahankan momentum setelah mereka unggul lewat gol penalti," sambung mantan pelatih Sassuolo tersebut.
Kekalahan ini membuat Giallorossi harus turun ke peringkat ke-6 klasemen sementara Serie A. Sementara itu, kemenangan ini membuat SPAL berhasil keluar dari papan bawah dan kini duduk di peringkat ke-13 klasemen sementara Serie A.
Di partai selanjutnya, Chengiz Under dkk akan menjamu CSKA Moskow di ajang Liga Champions. Partai tersebut akan menjadi ujian yang sangat sulit. Pasalnya, CSKA berhasil mengalahkan Real Madrid di pertandingan sebelumnya.
Di Francesco Nilai Penalti SPAL Runtuhkan Roma
#ASRoma #EusebioDiFrancesco #SPAL

Komentar
Posting Komentar