
Football5star.com, Indonesia - Nama Cristiano Ronaldo masih jadi topik hangat terkait tuduhan pemerkosaan kepadanya. Seorang perempuan Amerika Serikat, Kathryn Mayorga, mengaku telah menjadi menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan Ronaldo. Menurut Mayorga, seperti dikutip dari wawancara eksklusis bersama Der Spiegel, kejadian itu berlangsung pada tahun 2009.
Terkait bola liar yang menggelinding panas, bintang Juventus ini akhirnya buka suara melalui Twitter-nya.
"Saya menyangkal tegas segala tuduhan yang telah dialamatkan kepada saya. Pemerkosan adalah kejahatan yang paling buruk dan berlawanan dengan nilai-nilai yang saya yakini selama ini. Walau saya berniat untuk membersihkan nama baik saya, saya menolak memberi tanggapan kepada media tentang isu yang telah dimanfaatkan sebagian orang untuk menaikkan pamor mereka pribadi menggunakan nama saya. Saya akan menunggu dengan sabar dan damai tentang proses investigasi yang saat ini sedang berjalan," kicau megabintang asal Portugal itu di akun Twitter resminya.
Pada 2009, Mayorga sendiri pernah melaporkan kasus pemerkosaan yang dialaminya. Namun kala itu, perempuan asal Las Vegas ini tak menyebutkan dengan jelas siapa nama pelakunya. 9 tahun berselang, Mayorga tampil di depan publik dan menjelaskan duduk perkaranya dengan jelas di wawancara bersama Der Spiegel.

Versi korban, ada perjanjian dengan kesepakatan yang melibatkan uang melibatkan dirinya dan Ronaldo. Saat itu, Ronaldo dan pengacaranya menawarkan sejumlah uang untuk tutup mulut. Uang itu juga sebagai upaya agar Mayorga tak buka suara ke publik terkait pelecehan seksual yang diterimanya dari Ronaldo.
Berdasarkan pengakuan perempuan yang kini berusia 34 tahun itu, kini Kepolisian Las Vegas telah memutuskan membuka kembali kasus yang sempat bertahun-tahun ditutup ini.
[better-ads type="banner" banner="156437" ]
Cristiano Ronaldo Sangkal Tuduhan Pemerkosaan
#CristianoRonaldo #KathrynMayorga

Komentar
Posting Komentar