
Football5star.com, Indonesia - Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiayasa, buka suara soal hukuman yang harus dijatuhkan kepada klub-klub di Liga 1. Menurutnya, jika ada insiden yang menyebabkan hilangnya nyawa supporter, klub tuan rumah harus diberi sanksi pengurangan poin.
Haringga Sirilia, meninggal di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ketika hendak menyaksikan Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Kejadian tersebut menyebabkan beberapa pemangku kepentingan sepak bola Indonesia mengusulkan penghentian kompetisi.
"Bagi saya pribadi, sanksi yang bisa membuat efek jera adalah berupa pengurangan poin, tidak bisa menggunakan stadion untuk menggelar laga kandang atau bermain kandang tanpa penonton," kata Andritany dalam tulisan di situs pribadinya.
"Tapi tidak untuk saat ini karena untuk saat ini sanksi pengurangan poin bagi salah satu klub dirasa kurang tepat. Aturan seperti ini tentunya harus disepakati oleh semua klub sebelum liga bergulir," lanjut mantan penjaga gawang Sriwijaya FC tersebut.
Sebelumnya, Andri lewat Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), menuntut pihak kepolisian untuk mengusut kasus Haringga. Selain itu, penjaga gawang bernomor punggung 26 tersebut menganggap hukuman yang selama ini dijatuhkan untuk kasus serupa belum efektif.
[caption id="attachment_155380" align="aligncenter" width="741"]
vikingpersib.com[/caption]"Kepercayaan kami jelas berkurang karena hukuman yang diberikan operator dan PSSI dirasa tidak memberikan efek jera kepada supporter. Atas dasar itulah, maka APPI bergerak untuk memberikan solusi," lanjut adik dari Indra Kahfi tersebut.
Meski kompetisi Liga 1 terhenti, beberapa klub tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya. Seperti Persib dan Persija, tetap mewajibkan pemainnya berlatih. Sementara Madura United dan Arema FC, menggelar pertandingan amal untuk Haringga.
Andritany Usulkan Pengurangan Poin Bagi Klub Bermasalah
#AndritanyArdhiyasa #HaringgaSirila #Liga1 #PersijaJakarta
Komentar
Posting Komentar