Ketum PSSI Kesulitan Ungkap Pembunuh Banu


Football5star.com, Indonesia - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, akhirnya buka suara soal kasus Banu Rusman, supporter Persita Tangerang. Menurutnya, investigasi yang dilakukan timnya, masih terus berjalan hingga kini.

Edy mengatakan, timnya kesulitan mencari jejak pelaku karena keterbatasan barang bukti di lapangan. Meski demikian, Gubernur Sumatera Utara tersebut tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kasus yang sudah mengambang selama hampir setahun.
"Batu-batu yang ada di stadion itu sudah ada sebelum insiden terjadi. Sangat sulit untuk dicari kebenarannya. Kami pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk melakukan penyelidikan. Namun, hingga saat ini belum berhasil," papar Edy dalam sebuah diskusi di salah satu stasiun televisi swasta.

"Kondisinya saat itu adalah ada puluhan ribu orang di dalam stadion. Tidak adil juga jika hanya saya yang ditekan untuk menyelesaikan kasus ini. Pasti PSSI akan menindaklanjuti karena masih terus berjalan hingga hari ini," lanjutnya.

[caption id="attachment_156238" align="aligncenter" width="741"]Banu Rusman - PSSI - metrotv Twitter @Metro_TV[/caption]

Banu tewas saat menonton laga Persita Tangerang melawan PSMS Medan di Stadion Benteng, tahun lalu. Diduga, ia dikeroyok oleh oknum tentara yang saat itu tengah menonton pertandingan. 

"Kalau tidak percaya bisa dibuktikan langsung dengan datang ke polisi. Pastikan (kebenarannya), karena mengurus pekerjaan ini bukan sesuatu yang mudah. Seharusnya kita mengapresiasi pihak kepolisian yang sejauh ini sudah tanggap bergerak," katanya lagi.

PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi menyusul insiden di Stadion GBLA yang menewaskan supporter Persija Jakarta, Haringga Sirila. Ia dianiaya sekelompok supporter saat hendak menonton pertandingan menghadapi Persib Bandung.
Ketum PSSI Kesulitan Ungkap Pembunuh Banu

#BanuRusman #EdyRahmayadi #PSSI

Komentar