Ketum Jakmania Sebut Nota Damai Tidak Penting


Football5star.com, Indonesia - Ketua Umum the Jakmania, Ferry Indrasjarief, menegaskan, perdamaian supporter di Indonesia tidak bisa selesai dengan acara seremonial. Menurutnya, suasana damai datang dari kesadaran diri sendiri untuk mengakhiri konflik berkepanjangan.

Pria yang akran disapa Bung Ferry tersebut mengatakan, pertemuan kelompok supporter untuk menandatangani dokumen sudah pernah dilaksanakan sebelumnya. Namun, pertikaian masih tetap saja terjadi pada beberapa kelompok pendukung di Indonesia.
"Kalau perdamaian ini harus dari kesadaran. Saya tidak ingin ada instruksi dari atas. Kawan-kawan berapa kali menyepakati tanda tangan nota perdamaian. Akan tetapi pada faktanya, teman-teman di arus bawah tetap tidak mau," katanya saat ditemui di Kemayoran.

Isu perdamaian kembali mencuat setelah tewasnya Haringga Sirila, seorang anggota the Jakmania di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pekan lalu. Ia meninggal dunia setelah dikeroyok sejumlah orang jelang pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta.

[caption id="attachment_129780" align="aligncenter" width="741"]Jakmania dan Bobotoh twitter @Persija_Jkt[/caption]

Ferry menambahkan, tanpa instruksi dari kalangan elit, beberapa kantung pendukung di daerah sudah mulai melakukan pendekatan. Ia berharap ke depannya situasi kondusif tetap terjaga dengan baik demi mencegah jatuhnya korban jiwa lagi.

"Alhamdulillah beberapa wilayah di luar Jakarta, bahkan di luar pulau Jawa  sudah menghubungi saya. Beberapa dari mereka bilang "Bung maaf di daerah kami mau ada aksi damai bersama Bobotoh. Boleh nggak, Bung?" Saya silakan saja," pungkas Ferry.

 
Ketum Jakmania Sebut Nota Damai Tidak Penting

#FerryIndrasjarief #PersijaJakarta #TheJakmania

Komentar