Persebaya: Libatkan Semua Pihak Demi Jaga Kondusifitas


Banner Footbal Live Star-Football5starFootball5star.com, Indonesia - Insiden meninggalnya anggota The Jakmania, Haringga Sirila yang menjadi korban pengeroyokan pendukung Persib Bandung, Bobotoh menjadi fokus banyak pihak. Termasuk klub legendaris asal Jawa Timur, Persebaya Surabaya.

Sejatinya bukan hanya pertandingan antara Persija Jakarta vs Persib yang rawan mengundang konflik antara kedua kubu suporter. Laga-laga lain seperti PSS Sleman Vs PSIM Mataram hingga Persebaya vs Arema FC juga tergolong dalam kategori pertandingannyang bakal berjalan dengan tensi panas.

[caption id="attachment_123820" align="aligncenter" width="741"]Persebaya Persebaya.id[/caption]

Kedua klub asal Jawa Timur tersebut telah bertemu pada awal musim ini di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Akan tetapi pihak keamanan dan panpel setempat yang sanggup menjaga kondusifitas pada laga tersebut.

Manajer klub berjuluk Bajul Ijo itu, Candra Wahyudi bercerita bahwa salah satu upaya yang dilakukan oleh pihaknya adalah dengan berkordinasi dengan banyak pihak. Selain pemerintah daerah dan kepolisian, pihak Bonek juga diibatkan demi menjaga kondusifitas.
“Insiden kemarin (Haringga) bukan yang pertama kalinya. Kami di Persebaya berharap ada tindakan  keras dari federasi. Saya yakin federasi sudah ada SOP-nya,” kata Candra kepada Football5star, Kamis (27/9/2018).

Terkait dengan pelaksanaan pertandingan memang kejadian itu tak bisa diremehkan. Semua harus turun tangan untuk memikirikan kedepan agar tidak terjadi lagi hal yang serupa,” sambungnya.

Persebaya sejatinya akan melakoni laga sengit menghadapi Arema FC pada pekan ke-24 Liga 1, Minggu (30/9/2018). Akan tetapi laga tersebut ditunda setelah PSSI menghentikan sementara kompetisi demi penuntasan kasus Haringga.
Persebaya: Libatkan Semua Pihak Demi Jaga Kondusifitas

#HaringgaSirila #PersebayaSurabaya

Komentar