
Football5star.co, Indonesia - Insiden pengeroyokan sesaat menjelang laga Persib vs Persija berimbas ke pertandingan Liga 1 yang lain. Sebelumnya, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengatakan tak akan memberikan rekomendasi bagi PSSI dan PT. LIB untuk menjalankan kompetisi.
Senada dengan BOPI, Manajer Madura United pun menyerukan hal yang sama. Haruna Soemitro, Manajer Madura United meminta Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung bisa menjamin keamanan para pemainnya. Hal ini dikarenakan Laskar Sape Kerrab akan bertandang ke kandang Maung Bandung. Kedua kesebelasan akan bertemu di stadion yang sama, pada Sabtu (29/9).
"Saya mengusulkan kepada Presiden Klub (Achsanul Qosasi) untuk tidak berangkat ke Bandung dan tidak bertanding dengan Persib pada pertandingan pekan ke-24 nanti, sebelum kasus meninggalnya suporter selesai. Serta adanya jaminan keamanan terhadap pemain dan suporter. Jika memang konsekuensinya harus dihukum tiga poin, Madura United lebih baik memilih hukuman itu," ucap Haruna dikutip Football5star dari Bola.com.
Bagi Haruna, ada satu nilai dari sepak bola yang tak bisa hilang, yakni nilai respect. Menurutnya, jika laga tetap dilanjutkan, artinya mereka tak menghormati keluarga korban.
"Karena jika pertandingan tetap berjalan sebagaimana mestinya saat kami melawan Persib nanti, nilai respect dalam sepak bola tidak ada maknanya lagi. Kasihan pada korban dan keluarga korban," imbuhnya.
[caption id="attachment_142126" align="aligncenter" width="741"]
ligaindonesiaid[/caption]Kejadian kemarin menurut Haruna sudah di luar batas dan di luar kaidah sepak bola yang menjunjung tinggi sportivitas. Kejadian seperti itu tak boleh terjadi lagi di kemudian hari.
"Respect terhadap sepak bola tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan sekitar. Kejadian kemarin yang menyebabkan meninggalnya suporter bukan bagian dari respek di dunia sepak bola. (Kejadian) Itu sudah berada di luar sepak bola," tandas Haruna.
Madura United Ancam Boikot Laga Lawan Persib
#HarunaSoemitro #MaduraUnited #PersibBandung

Komentar
Posting Komentar