
Football5star.com, Indonesia - Bos Borneo FC, Nabil Husein mengeluarkan pernyataan setelah PSSI dan PT. LIB menghentikan sementara Liga 1 2018. Keputusan PSSI dan PT. LIB keluar menyusul meninggalnya pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirilia di Bandung pekan lalu.
“Kejadian ini harus benar-benar diselesaikan agar tidak terjadi lagi di kemudian hari. Terus terang, apa yang dialami korban dalam kasus ini sangat mengerikan,” ujar pemilik Borneo FC dikutip Football5star dari laman resmi Borneo FC.
Nabil meminta PSSI serius mengusut kasus meninggalnya Haringga. Baginya, sanksi tegas harus dikeluarkan oleh PSSI agar di kemudian hari tak terjadi kejadian serupa.
“Dan ini harus ada kerja nyata dari PSSI untuk penyelesaian kasusnya. Jangan sampai masalah ini justru membuat persepakbolaan kita semakin terpuruk. Sepak bola kita harus terus maju lebih baik dan damai,” ujarnya.
[caption id="attachment_155534" align="aligncenter" width="741"]
wartakota[/caption]Ia pun menyoroti empat basis suporter besar yang selama ini tak akur. Bonek, Aremania, the Jakmania, dan Viking menurut dia harus duduk bersama dengan diakomodasi oleh klub. Baginya, klub-klub harus aktif memberikan bimbingan dan pembinaan bagi para pendukungnya.
“Selama ini keempat kelompok suporter tersebut yang terus menjadi perhatian masyarakat. Sebab mereka memang tak bisa duduk berdampingan saat menyaksikan timnya bertanding."
Pusamania dan Balistik (suporter Persiba Balikpapan) dulu juga sempat terlibat perselisihan. Namun kini kedua kelompok suporter tersebut telah berdamai.
TOPIK TERKAIT
Ketum PSSI Ungkap Alasan Hentikan Kompetisi
Bos Borneo FC Tanggapi Penghentian Liga 1 2018
#BorneoFc #NabilHusein

Komentar
Posting Komentar