Gelar Kehormatan Liberia Untuk Wenger Tuai Kecaman


Football5star.com, Indonesia - Arsene Wenger dianugerahi gelar Knight Grand Commander of the Humane Order of African Redemption oleh Presiden Liberia. Sang presiden tak lain adalah anak asuhnya di AS Monaco, George Weah.

Pemberian gelar ini terasa sangat personal. Pasalnya, Weah menyebut dirinya merasa hutang budi kepada Wenger yang telah mengorbitkan kariernya ketika masih bermain dulu. Hal ini lantas mengundang reaksi keras dari sebagian masyarakat Liberia.

Mereka menganggap Wenger sama sekali tidak pantas menerima gelar tersebut. Alasannya sederhana, yang bersangkutan tidak memiliki kontribusi jelas kepada Liberia dari aspek apa pun baik ekonomi mau pun budaya.
"Pemberian gelar tertinggi bagi seseorang yang tidak punya sumbangsih nyata pada Liberia adalah berlebihan. Ini hanya bentuk balas budi Weah pada Wenger," ucap akun Twitter de_ejimtony.

"Cara Weah memberikan penghargaan kepada Wenger adalah bentuk patronisasi dan keputusan sepihak. Ini seharusnya menjadi ranah personal bagi mereka berdua. Harga diri Liberia terlihat sangat murah," kata @biolakazeem.

[caption id="attachment_94831" align="aligncenter" width="741"] ghheadlines.com[/caption]

Weah memulai kariernya di Eropa bersama Monaco yang saat itu dibesut Wenger. Selama empat musim, ia tampil impresif dan mencetak 32 gol dari 67 pertandingan. Pada musim panas 1992, PSG memboyongnya dengan 6 juta euro.

Wenger tak ingin ambil pusing soal kontroversi ini. Ia mengaku datang ke LIberia hanya untuk mengunjungi Weah. "Aku sama sekali tidak mengharapkan penghargaan apa pun. Aku hanya memenuhi janji yang sebelumnya aku lewati," pungkasnya.
Gelar Kehormatan Liberia Untuk Wenger Tuai Kecaman

#ArseneWenger #GeorgeWeah #Liberia

Komentar