5 Kunci Sukses Sepak Bola Vietnam


Banner Footbal Live Star-Football5star


Football5star.com, Indonesia - Seperti yang kita ketahui bersama, Timnas U-23 Vietnam terus menorehkan prestasi bergengsi. Setelah awal tahun lalu menjadi finalis Piala AFC U-23 di Cina, kini mereka menjadi semifinalis Asian Games 2018. Bersanding dengan Korea Selatan, Jepang, dan Uni Emirat Arab.

Jika kalian penasaran kenapa The Golden Star mampu tampil konsisten dan berprestasi, Football5star akan menjabarkan lima kunci sukses timnas Vietnam di bawah ini:


Kontinuitas


[caption id="attachment_148262" align="aligncenter" width="698"] Foto: VietnamNetBridge[/caption]

Kontinuitas adalah kunci utama kesuksesan timnas Vietnam. Sosok kunci dari skuat U-23 mereka saat ini adalah para pemain muda yang sudah bermain bersama sejak level U-17. Nguyen Cong Phuong, Luong Xuan Truong, Vu Van Thanh, hingga wonderkid, Nguyen Quang Hai, sudah bermain bersama dari usia sangat belia.

Cong Phuong dan kolega juga pernah dikalahkan generasi Timnas U-19 Indonesia yang dipimpin Evan Dimas Darmono. Itu terjadi pada final Piala AFF U-19 di Sidoarjo tahun 2013 lalu. Tapi, usai turnamen itu, skuat belia Vietnam ini terus dipupuk dan tidak dibubarkan.


Inovasi Park Hang-seo


[caption id="attachment_148265" align="aligncenter" width="637"] Foto: kpopline.com[/caption]

Park Hang-seo adalah sosok legenda di sepak bola usia muda Vietnam dalam waktu singkat. Usai kegagalan lolos dari fase grup di SEA Games 2017, pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu diangkat menjadi pelatih timnas senior dan U-23. Sejak itu, dia menerapkan standar terbaik.

Dia merekrut sports science coach dari Korsel, Bae Ji-won. Ji-won ini bertanggung jawab tentang hal-hal terkait urusan teknis di dalam lapangan. Berkualitasnya staf kepelatihan Vietnam membuat pemain-pemain timnasnya terangkat kualitasnya di titik terbaik. Peka soal sports science perlu digiatkan di Indonesia karena sepak bola semakin modern di berbagai aspek.


Pemain Muda yang Didorong Merantau


[caption id="attachment_148273" align="aligncenter" width="664"] Foto: laodong.vn[/caption]

Ingat polemik konyol yang terjadi ketika Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn akan hijrah ke Selangor FA di Liga Malaysia? Di Vietnam, pemain-pemain muda justru didorong untuk berani ambil kesempatan berkarier di luar negeri. Salah duanya adalah Luong Xuan Truong, kapten Timnas U-23 Vietnam, dan Nguyen Cong Phuong.

Xuan Truong sempat dua musim merasakan Liga Korea Selatan bersama Incheon United di (K League 1, pada 2016) dan Gangwon FC (K League 1, pada 2017). Tapi memang, statusnya hanya pemain pinjaman kala itu dari Hoang Anh Gia Lai. Sementara Cong Phuong, yang dilabeli sebagai "Lionel Messi dari Vietnam", pada 2016 lalu sempat merasakan masa peminjaman selama satu musim di Mito HollyHock, klub peserta J2 League.


Liga yang Ramah Pemain Muda


[caption id="attachment_148263" align="aligncenter" width="655"] Foto: Saigoneer.com[/caption]

Pemain-pemain muda Vietnam sangat didukung untuk unjuk gigi di kompetisi dalam negeri. Ambil contoh Ha Noi FC. Klub yang kini memimpin V League 1 ini sangat ramah pemain muda. Dari 21 pemain yang didaftarkan untuk Asian Games 2018, Ha Noi FC menyumbang 6 pemain muda dan 1 pemain over-aged (Nguyen Van Quyet).

Nguyen Quang Hai, salah satu bintang yang bersinar di Piala AFC U-23 lalu, sangat dipercaya untuk main di tim utama Ha Noi FC. Tahu usia Quang Hai? Masih 21 tahun dan dia sudah di tim utama Ha Noi FC sejak usia 19 tahun. Hebatnya lagi, dia sudah bermain di V League 1 bersama Sai Gon FC sejak usia 18 tahun.


Sabar Berproses


[caption id="attachment_148279" align="aligncenter" width="720"] Foto: uspa news[/caption]

Walau punya skuat muda yang potensial, bukan berarti Vietnam tak pernah merasakan kegagalan. Di SEA Games 2017 lalu, mereka gagal lolos dari fase grup. Tahu mereka kalah bersaing dengan siapa? Indonesia dan, siapa lagi kalau bukan Thailand.

Tapi usai kegagalan SEA Games 2017, federasi mereka menunjuk Park Hang-seo dengan secara spesifik meminta beliau mempertahankan komposisi Timnas U-22. Nguyen Quang Hai dibiarkan berproses dan beradaptasi dengan sistem dari pelatih baru. Hasilnya, mereka mencapai klimaks di Piala AFC U-23. Kini, mereka menatap semifinal Asian Games 2018.
5 Kunci Sukses Sepak Bola Vietnam

#AsianGames2018 #Vietnam

Komentar