
Football5star.com, Indonesia - Mantan gelandang Inggris, Joe Cole, menuding Arsene Wenger menjadi biang keladi level kualitas Jack Wilshere. Menurut Cole, selama menjadi anak asuh Wenger di Arsenal, Wilshere tidak bermain di posisi yang seharusnya.
[caption id="attachment_93483" align="alignright" width="357"]
Standard[/caption]Wilshere sempat digadang-gadang bakal menjadi bintang masa depan The Gunners. Pemain asal Inggris itu mendapat kesempatan dari Arsene Wenger untuk melakoni debut profesional saat masih berusia 16 tahun atau tepatnya pada Februari 2008.
Kendati demikian, Wilshere kesulitan menemukan bentuk permainan terbaik. Salah satu faktornya adalah cedera lutut yang kerap menghantui pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut.
"Saya melihat dan berpikir bahwa dia (Jack Wilshere) adalah pemain yang mirip dengan saya. Saya ingin melatih dia. Saya masih berpikir level dia bisa meningkat jika Anda menjaganya tetap fit," ujar Cole, seperti dilansir Daily Star.
Baca: Tuchel Tak Pernah Berpikir Jadi Suksesor Wenger di Arsenal
"Sebagai manajer, saya akan memainkan dia di posisi yang berbeda dan memberinya lebih banyak kesempatan tampil. Saya pikir level dia bisa berkembang," imbuhnya.
"Saya ingin memainkan dia di posisi yang lebih ke belakang. Dia sering menemui masalah ketika harus menggiring bola atau melewati lawan sebagai nomor 10," kata Cole.
"Saya pikir dia mengetahui kemampuan fisiknya. Saya ingin dia bermain di posisi yang lebih belakang di mana dirinya bisa memilih momentum, kapan harus maju, eksplosif dan efektif," papar eks gelandang Chelsea tersebut.
"Orang mungkin melihat dia lebih mirip dengan (Eden) Hazard, tetapi saya melihatnya lebih sebagai gelandang yang setipikal dengan (Marco) Verratti di PSG," tandasnya.
Jack Wilshere harus angkat kaki dari Stadion Emirates lantaran tidak mendapat kontrak baru dari manajemen Arsenal pada Juli 2018. Dia akhirnya bergabung dengan West Ham United.
Eks Gelandang Inggris Ungkap Sosok Penyebab Stagnansi Wilshere
#Arsenal #ArseneWenger #JackWilshere

Komentar
Posting Komentar