
Football5star.com, Indonesia – Pelatih timnas Rusia, Stanislav Cherchesov, mengeluhkan buruknya pertahanan menghadapi bola mati oleh anak asuhnya pada laga melawan Uruguay, (25/6). Di laga tersebut, tim tuan rumah ditaklukkan dengan skor telak 3-0 oleh Luis Suarez dkk.Uruguay berhasil membuka keunggulan melalui sepakan bebas Suarez. Gol bunuh diri Denis Cherysev membuat Uruguay unggul 2-0 di babak pertama. Menjelang akhir pertandingan, Edinson Cavani berhasil mencetak gol penutup Uruguay. Ketiga gol tersebut berawal dari eksekusi bola-bola mati.
[caption id="attachment_134693" align="alignleft" width="300"]
zimbio[/caption]“Saya percaya kami memberikan kesempatan kepada lawan saat kami melakukan kesalahan. Di sesi latihan, kami telah melatih cara bertahan menghadapi bola-bola mati seperti di laga kali ini. Hari ini, lawan kami berhasil mencetak 3 gol dari bola mati. Kami ingin menghentikan mereka. Namun, kami gagal,” kata Cherchesov dikutip football5star.com dari ESPN.
“Sesi latihan dan pertandingan sungguhan adalah 2 hal yang sangat berbeda. Kami tidak siap menghadapi pertandingan ini. Kami tidak memulai laga dengan baik dan di pertandingan selanjutnya kami tak boleh santai seperti hari ini,” lanjut pria berkepala plontos itu.
Walaupun mengaku kecewa, Cherchesov tetap memberikan pujian kepada anak asuhnya. Ia menilai 10 orang pemain Rusia yang bermain di lapangan mampu tampil layaknya seorang laki-laki sejati.
“Kami memiiliki beberapa pemain bagus. Bahkan mereka lebih bagus daripada beberapa pemain lawan. Saya senang melihat reaksi para pemain setelah bermain dengan 10 orang. Mereka bermain dengan agresif layaknya laki-laki sejati,” tutup pria 54 tahun itu.
Jangan lupa ikutan kuis Football5star.com. Prediksi skor pertandingan Piala Dunia 2018 dengan kesempatan membawa pulang Mobil Honda Brio, Motor Honda Vario, Motor Honda Beat, dan banyak lagi hadiah menarik. Buruan daftar di kuis.football5star.com
Cherchesov Kesal Lihat Pertahanan Anak Asuhnya
#PialaDunia #Rusia #StanislavCherchesov #Uruguay
Komentar
Posting Komentar