

Football5Star.com, Indonesia - Liverpool membukukan kemenangan sensasional pada leg I perempat final Liga Champions, Kamis (5/4/2018). The Reds menang 3-0 atas Manchester City. Selain hampir memastikan lolos ke semifinal, kemenangan telak atas Man. City itu juga setidaknya memiliki tiga makna tersendiri. Di antaranya, tentu saja menyangkut keangkeran Stadion Anfield.
Kemenangan 3-0 yang dibukukan Mohamed Salah dkk. pada tengah pekan ini kian memperpanjang derita Man. City di Anfield. Itu adalah kali ke-18 secara beruntun The Citizens gagal meraih kemenangan di kandang Liverpool. Dalam 18 lawatan itu, 13 kali Man. City kalah dan hanya lima laga yang berakhir imbang.
[caption id="attachment_114940" align="alignright" width="357"]
weltfussball.de[/caption]The Citizens merasakan kemenangan di Anfield untuk kali terakhir pada 3 Mei 2003. Kala itu, mereka menang 2-1 berkat brace "dua gol" Nicolas Anelka. Sempat tertinggal lebih dulu gara-gara gol Milan Baros pada menit ke-59, Man. City membalikkan keadaan setelah Anelka mengeksekusi dengan baik penalti pada menit ke-74 dan membuat gol penentu kemenangan saat laga akan berakhir.
Makna kedua dari kemenangan atas Man. City masih terkait keangkeran Anfield. Kemenangan tersebut membuat Liverpool kini tak terkalahkan dalam 14 laga kandang terakhir di kancah antarklub Eropa, termasuk babak kualifikasi Liga Champions. Rinciannya, sembilan kali menang dan lima kali imbang.
Liverpool merasakan kekalahan kandang terakhir di Anfield pada fase grup Liga Champions 2014-15. Pada matchday III, tim yang kala itu ditangani Brendan Rodgers kalah telak 0-3 dari Real Madrid. Ketiga gol tercipta pada babak pertama. Cristiano Ronaldo membuka skor pada menit ke-23, lalu disusul brace Karim Benzema pada menit ke-30 dan 41.
Adapun makna ketiga dari kemenangan Liverpool atas Man. City di Anfield adalah terkait clean sheet. Kemenangan 3-0 membuat The Reds kini tak kebobolan dalam empat laga terakhir di Liga Champions. Kali terakhir gawang Liverpool bergetar pada menit terakhir laga matchday V Grup E di kandang Sevilla oleh Guido Pizarro.
Tak hanya itu, clean sheet atas The Citizens juga membuat The Reds tak kebobolan dalam empat laga kandang terakhir di Liga Champions. Sebelumnya, laskar asuhan Juergen Klopp imbang 0-0 dengan FC Porto, menang telak 7-0 atas Spartak Moskow, dan unggul 3-0 atas NK Maribor. Pemain lawan terakhir yang membuat gol di Anfield adalah Joaquin Correa dari Sevilla pada menit ke-72 matchday I Grup E.
Tiga Makna Kemenangan Liverpool Atas Man. City
#Anfield #LigaChampions #Liverpool #ManchesterCity
Komentar
Posting Komentar