
Football5Star.com, Indonesia - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta penjelasan FIFA terkait hukuman yang dijatuhkan pada Kamis (19/4/2018). Sekjen Ratu Tisha Destria menegaskan, penjelasan tersebut dibutuhkan sebelum menentukan langkah mengajukan banding atau menerima hukuman yang dijatuhkan.“Sebagai anggota, kami menghormati keputusan FIFA. Hari ini kami langsung berkorespondensi dengan FIFA untuk meminta pertimbangan putusan. Kami perlu mengetahui secara pasti tentang pertimbangan dalam membuat keputusan ini,” kata Tisha seperti dikutip Football5Star.com dari situs resmi PSSI, Sabtu (21/4/2018).
[caption id="attachment_118647" align="alignleft" width="357"]
pssi.org[/caption]Permintaan tersebut diajukan karena PSSI merasa telah menaati imbauan federasi sepak bola internasional untuk menghukum klub-klub yang menunggak gaji pemain. Enam klub yang dipermasalahkan memang urung didenda karena mengalami masalah keuangan. Sebagai kompensasi, hukuman dijatuhkan dalam bentuk lain, yakni pemotongan poin.
Terkait hal tersebut, pelaksanaan hukuman memang dilakukan pada musim berbeda. Untuk dua klub Liga 1, Persegres Gresik United dan Madura United mengalami pemotongan poin pada musim 2017. Sementara itu, untuk klub-klub Liga 2 dan Liga 3 baru akan dilakukan pada musim 2018. Salah satu sebabnya, format kompetisi di Liga 2 musim lalu sangat kompleks.
“Soal implementasi pemotongan poin di awal musim 2018, sudah kita komunikasikan ke klub dan FIFA sebagai bukti komitmen kita menjalankan putusan tersebut. Sayangnya, tidak ada respons lebih lanjut dari FIFA dan dilanjutkan pembahasannya di Disciplinary Committee hingga berujung pada diberikannya sanksi denda ini,” tambah Tisha.
Kamis (19/4/2018), PSSI dijatuhi denda 30.000 franc Swiss (sekitar Rp427 juta). Denda itu dijatuhkan karena PSSI dinilai melanggar pasal 64 dari Kode Disiplin FIFA terkait implementasi sanksi terhadap beberapa klub karena tunggakan gaji oleh klub-klub tersebut terhadap beberapa mantan pemain asingnya. Induk organisasi sepak bola Indonesia itu dimungkinkan mengajukan banding ke CAS bila merasa hukuman tersebut tidak berdasar.
Dijatuhi Hukuman, PSSI Minta Penjelasan FIFA
#Denda #FIFA #Liga1 #PSSI #RatuTishaDestria
Komentar
Posting Komentar