
Football5Star.com, Indonesia – Presiden Juventus, Andrea Agnelli, kecewa dengan kepemimpinan wasit Michael Oliver pada leg kedua perempat final Liga Champions kontra Real Madrid. Salah satu yang paling disorot adalah keputusan Oliver memberikan penalti pada menit-menit akhir pertandingan.
Juventus memiliki asa untuk lolos ke semifinal Liga Champions. Juventus bisa menyamakan agregat menjadi 3-3 sebelum Real Madrid mencetak satu gol melalui titik penalti pada injury time babak kedua.
[caption id="attachment_116317" align="alignleft" width="300"]
zimbio[/caption]Hadiah penalti itu mendapat protes dari para pemain Juventus. Presiden Juventus, Andrea Agnelli, juga menyampaikan kekecewaannya kepada wasit yang dinilai tak memiliki kualitas. Agnelli pun bersedia membantu UEFA untuk meningkatkan kualitas wasit Liga Champions.
“Saat kami berada di fase gugur sebuah turnamen, kami harus melatih wasit dengan cepat. Pilih orang-orang terbaik dan bisa juga memakai Video Assistant Referee (VAR),” ucap Agnelli dilansir Football5Star.com dari Standard.
“Tak hanya Juventus, AS Roma juga dirugikan karena tak memberikan penalti saat melawan Barcelona. Milan juga begitu di Liga Europa melawan Arsenal. Ini masalah teknis karena UEFA tak memiliki wasit yang bagus. Kami bersedia membantu melatih jika mereka membutuhkan,” ujar Agnelli lagi.
Agnelli menyebut wasit yang memimpin laga Real Madrid vs Juventus kacau dan membuat harapan timnya pupus. Menurut Agnelli, kekalahan ini bukan hanya soal poin, namun juga melibatkan harga diri klub.
Presiden Juventus Mau Bantu UEFA Latih Wasit
#AndreaAgnelli #Juventus #LigaChampions #MichaelOliver #RealMadrid
Komentar
Posting Komentar