
Football5star.com, Indonesia – Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, memastikan hadiah uang lebih besar di penyelenggaraan tahun depan. Hal itu karena ia mengaku banyak mendapatkan tawaran dari sponsor.
Adanya tawaran sponsor tersebut tak lepas dari meriahnya Piala Presiden 2018. Bahkan, pemegang hak siar edisi sekarang menyatakan kesiapannya buat menaikkan tawaran nilai kontraknya.
Di tahun ini, Persija yang jadi juara Piala Presiden mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3,3 miliar dan trofi. Angka itu mengalami kenaikan dibanding Arema FC yang meraih gelar itu pada 2017, yakni Rp 3 miliar.
"Sudah ada sponsor yang mau mendukung Piala Presiden tahun depan. Mereka berani memberikan uang sponsor Rp 25 miliar," ucap pria yang karib disapa Ara.
"Broadcaster kemarin bahkan berani Rp 32 miliar, dari sebelumnya Rp 30 miliar. Hadiah juara minimal untuk tahun depan minimal Rp 3,5 miliar," imbuh politisi PDI Perjuangan tersebut.
Piala Presiden 2018 digelar pada 16 Januari-17 Februari 2018 dan diikuti oleh 20 tim dari Liga 1 dan Liga 2. Seluruh pertandingan kejuaraan edisi ketiga setelah penyelenggaraan tahun 2015 dan 2017 tersebut berakhir dengan partai final yang dilangsungkan di SUGBK, Sabtu (17/2/2018). Dalam partai pamungkas itu, Persija Jakarta berhasil menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 dan berhak atas gelar juara.
Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan, Piala Presiden 2018 meraih pemasukan lebih dari Rp 20 miliar hanya dari tiket. Itu belum dihitung dari sponsor dan lain-lain.
Untuk menjamin transparansi pemasukan dan pengeluaran uang miliaran rupiah tersebut, pihak penyelenggara Piala Presiden 2018 menggandeng salah satu perusahaan jasa keuangan terbesar di dunia yaitu PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk melakukan audit.
Hadiah Piala Presiden 2019 Bakal Lebih Besar
#MaruararSirait #PialaPresiden2018 #PSSI
Komentar
Posting Komentar