
Football5Star.com, Indonesia - Nasser Al-Khelaifi, Presiden Paris Saint-Germain (PSG), tak bisa menutupi kekecewaan begitu anak-anak asuh Unai Emery dikalahkan Real Madrid. Usai laga di Parc des Princes, Rabu (7/3/2018) dinihari WIB, yang berkesudahan 1-2 itu, Al-Khelaifi mengaku kecewa berat. Namun, di balik kekecewaan itu, dia masih memendam keyakinan terhadap prospek klubnya ke depan.
"Ini jadi kekecewaan yang besar bagi Paris, klub, para pemain, dan fans," ungkap Al-Khelaifi seperti dikutip Football5Star.com dari Marca. "Meskipun demikian, kami harus tetap tenang dan mencari cara untuk meningkatkan tim. Memenangi Liga Champions butuh proses panjang. Anda tak bisa melakukannya dalam semalam. Saya kira kami masih berada di jalur yang tepat."
[caption id="attachment_108620" align="alignright" width="357"]
elpais.com[/caption]Pria asal Qatar itu juga tak mau menjawab soal masa depan pelatih Emery. Dia menegaskan, ini bukanlah waktu yang tepat untuk berbicara soal perubahan besar. Secara tegas, dia mengungkapkan kepercayaannya kepada para pemain yang ada di skuat Les Parisiens saat ini.
Sosok pelatih memang kerap kali diungkap banyak media. Beberapa pihak menilai Emery bukanlah sosok yang tepat untuk memanggul ambisi besar PSG yang pada awal musim ini mendatangkan Neymar dari Barcelona dengan biaya transfer 222 juta euro. Mereka menilai PSG butuh pelatih dengan kemampuan lebih baik dari mantan juru taktik Sevilla dan Valencia tersebut.
Menariknya, rumor yang beredar menyebutkan, Al Khelaifi sebetulnya sangat menginginkan Zinedine Zidane yang saat ini menangani Madrid. Mantan playmaker timnas Prancis itu dinilai sebagai sosok yang tepat karena sudah terbukti mumpuni menangani klub bertabur bintang. Satu lagi, dia adalah orang Prancis yang tentu paham kultur sepak bola negeri itu.
Keyakinan di Balik Kekecewaan Presiden PSG
#LigaChampions #NasserAlKhelaifi #ParisSaintGermain #PSGVsMadrid #UnaiEmery
Komentar
Posting Komentar