
Football5star.com, Indonesia - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora, Red) Imam Nahrawi melarang Liga 1 untuk tidak terjebak dalam kegiatan politik praktis. Pasalnya, 2018 ini menjadi tahun digelarnya berbagai Pemilihan Kepala Daerah secara serentak.
Hal itu diucapkan pria asal Madura tersebut langsung kepada Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1, Berlinton Siahaan di Kantor Kemenpora, Rabu (21/3/2018). Pertemuan tersebut juga membahas beberapa hal sebelum kompetisi dimulai.
“Ini tahun politik di banyak daerah. Mudah-mudahan Gojek Traveloka Liga 1 2018, menjadi penyejuk bagi masyarakat,” harap Imam dikutip dari liga-indonesia.id.
Dalam kesempatan tersebut, Berlinton secara rinci melaporkan teknis persiapan yang dilakukan oleh PT LIB demi suksesnya Liga 1 musim ini. Hal-hal tersebut termasuk Jadwal pertandingan, hak siar televisi, detail peserta, sampai dana kontribusi yang diterima oleh klub-klub kontestan Liga 1.
“Kami sampaikan semuanya secara terperinci. Misalnya jumlah pertandingan live yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan musim lalu. Kemudian kami juga bagaimana nantinya ada jeda kompetisi untuk Asian Games dan agenda penting lainnya. Lebih dari itu, kami juga konsentrasi untuk pertandingan timnas di beberapa agenda,” ucapnya.
Pernyataan Berlinton tersebut ditanggapi positif oleh Imam. Dirinya senang ada kemajuan yang ditunjukkan oleh PT LIB terkait gelaran Liga 1.
Kendati demikian, Imam menilai ada beberapa hal yang harus terus mengalami pengembangan. Kita harus memaklumi bagaimana LIB terus bekerja keras untuk mengembangkan sepak bola tanah air,” tutupnya.
Liga 1 nantinya akan dibuka dengan pertemuan antara sang juara bertahan, Bhayangkara FC menghadapi pemenang Piala Presiden 2018, Persija Jakarta. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/3/2018).
Menpora: Liga 1 Jangan Terseret Agenda Politik Praktis
#ImamNahrawi #Liga1 #Menpora
Komentar
Posting Komentar