PSG Ibarat Sekumpulan Anak Ayam Tanpa Induknya


Football5Star.com, Indonesia - Paris Saint-Germain (PSG) tak ubahnya anak-anak ayam tanpa induknya, sebuah tim tanpa pemimpin. Begitulah pandangan mantan Presiden Olympique Marseille, Bernard Tapie, terkait kegagalan PSG di Liga Champions musim ini. Menurut dia, untuk bangkit dan berhasil, para bos Les Parisiens harus mengubah pendekatan yang dipakai.

"Para pemain hanyalah manusia biasa. Mereka mendapatkan tekanan terlalu besar. Mereka dituntut untuk jadi juara sejak musim panas lalu," terang Tapie seperti dikutip Le Figaro, Rabu (7/3/2018).

[caption id="attachment_108800" align="alignleft" width="357"]Bernanrtd Tapie, mantan Presiden Olympique Marseille sport24.lefigaro.fr[/caption]

Melihat PSG saat ini, Tapie serasa bercermin. Dia teringat saat dirinya melakukan hal serupa pada 1990-an. "Saya tahu persis hal itu di Bari bersama Marseille (kalah di final Liga Champions melawan Red Star Belgrade). Saya menaruh terlalu banyak tekanan kepada para pemain pada malam itu. Itu kesalahan saya dan Paris melakukan hal yang sama pada saat ini," kenang pria berumur 75 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Tapie menegaskan, para Nasser Al Khelaifi dkk. tak bisa memperlakukan para pemain seperti para pekerja minyak. Hal terpenting, kata Tapie, para petinggi Les Parisiens harus memercayakan urusan kepada seseorang yang betul-betul tahu sepak bola. Mereka tak perlu ingin terlibat terlalu jauh dalam urusan-urusan teknis sepak bola.

PSG tersingkir di babak 16-besar Liga Champions musim ini setelah mengalami dua kekalahan dari Real Madrid. Setelah kalah 1-3 di kandang lawan, mereka kembali takluk 1-2 di kandang sendiri. Kegagalan itu mengguratkan kekecewaan besar karena Les Parisiens telah mengeluarkan uang 222 juta euro bagi Neymar pada awal musim.
PSG Ibarat Sekumpulan Anak Ayam Tanpa Induknya

#BernardTapie #LigaChampions #Ligue1 #ParisSaintGermain #RealMadrid

Komentar