
Football5Star.com, Indonesia - Michy Batshuayi, striker Borussia Dortmund, menanggapi sinis putusan UEFA yang tak melanjutkan penyelidikan terhadap dugaan kasus rasialisme fans Atalanta kepada dirinya. Hal itu diungkapkan striker asal Belgia tersebut di akun Twitter-nya.
"LOL. Ini pasti hanya imajinasiku," cuit Batshuayi, Kamis (29/3/2018) seraya menyertakan link berita dari Sky Sports. Dia melanjutkan, "Itu hanya suara-suara monyet. Siapa yang peduli? 2018, guys..." Tak lupa, dia menyertakan tiga emotikon tertawa.
https://twitter.com/mbatshuayi/status/979401737881743360
Batshuayi pantas kecewa. Pasalnya, dia yakin betul suara-suara monyet yang dari para pendukung Atalanta dalam laga Liga Europa itu ditujukan kepadanya. Namun, anehnya, aduan itu lantas diabaikan begitu saja. UEFA malah menghukum Atalanta dan Dortmund karena hal lain yang terjadi dalam laga pada 22 Februari 2018 tersebut.
"CEDB, badan yang menangani masalah kontrol, etiket, dan kedisiplinan, memutuskan untuk menutup penyelidikan terhadap dugaan perilaku rasial dan diskriminatif," jelas pernyataan resmi UEFA tanpa memberikan rincian lebih jauh terkait alasan di balik penghentian kasus tersebut.
Hal lain yang menarik, Dortmund justru mendapat denda lebih besar dari Atalanta. Karena fans menyalakan kembang api dan melemparkan benda ke lapangan, Die Schwarzgelben didenda 40.000 euro. Sementara itu, Atalanta hanya didenda 34.000 euro. Padahal, selain menyalakan kembang api dan melemparkan benda ke lapangan, fans klub Italia itu juga diduga memblokade tangga di tribun stadion.
FOOTBALL LIVE STAR
Saksikan ulasan berita-berita seputar sepak bola dalam program "FOOTBALL LIVE STAR" yang tayang setiap Selasa dan Jumat pukul 19.00 WIB. Program ini dapat disaksikan di page resmi Facebook Football5Star, https://www.facebook.com/football5star. Don"t Miss It!
UEFA Hentikan Kasus Rasialisme yang Dialaminya, Batshuayi Meradang
#Atalanta #BorussiaDortmund #LigaEuropa #MichyBatshuayi #Rasialisme #UEFA
Komentar
Posting Komentar