
Football5star.com, Indonesia - Gelandang asal Prancis, Geoffrey Kondogbia, curhat soal kegagalannya di Inter Milan. Ia mengakui dirinya tak berperilaku seperti profesional.
"Kesalahan besar yang aku lakukan adalah tiba di Inter dengan terlalu santai," kata Kondogbia kepada Sofoot.
"Aku tidak menyadari kebisingan yang terjadi di Italia tentang transferku. Aku belum siap untuk semua itu dan tidak menyukai tekanan seperti itu. Mereka tidak pernah melihat Inter dan Milan bertempur untuk pemain asing yang sama, tapi kedua klub datang ke rumahku di Montecarlo memintaku untuk tanda tangan."
[caption id="attachment_53708" align="alignleft" width="300"]
Getty Images[/caption]"Mereka yakin bahwa bersamaku, mereka akan memenangkan Scudetto. Seharusnya aku menyadari bahwa kedatanganku akan menghasilkan harapan yang berlebihan. Aku adalah pembelian termahal ketiga dalam sejarah Inter, setelah Christian Vieri dan Hernan Crespo. Aku bahkan lebih mahal dari Ronaldo!" Kondogbia menambahkan.
Kondogbia gabung Milan pada Juli 2015 dengan harga 36 juta euro. Tidak mudah bagi Inter Milan untuk mendapatkan tanda tangan Kondogbia. Saat itu, La Beneamata harus bersaing dengan AC Milan.
Sayangnya bersama Inter, penampilan Kondogbia jauh dari harapan. Selama dua musim di San Siro, Kondogbia hanya tampil dalam 56 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 2 gol.
Inter pun kemudian memutuskan meminjamkan Kondogbia ke Valencia pada awal musim ini. Di klub La Liga tersebut, Kondogbia kembali menemukan permainan terbaiknya. Ia tampil dalam 18 pertandingan La Liga. Pemain asal Prancis itu juga menyumbangkan tiga gol dan satu assist.
Kondogbia Curhat Soal Kegagalannya di Inter
#GeoffreyKondogbia #InterMilan
Komentar
Posting Komentar