Ismed Sofyan Tidak Percaya Kutukan Juara Piala Presiden


Football5star.com, Indonesia - Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menertawakan opini mengenai mitos yang menimpa para juara Piala Presiden. Seperti diketahui, turnamen pramusim tersebut memiliki efek buruk bagi setiap tim yang berhasil menjuarainya.

Setiap tim juara pasti mengalami kesulitan saat melakoni kompetisi jangka panjang. Berawal saat Persib Bandung juara pada 2015 silam. Tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut gagal tampil meyakinkan di Torabika Soccer Championship setahun berselang.

[caption id="attachment_103441" align="alignleft" width="300"]Ismed Sofyan menilai The Jakmania bisa menjadi pembeda saat Persija hadapi PSMS di semifinal Piala Presiden 2018. twitter.com/Persija_Jkt[/caption]

Kemudian ada Arema FC yang sukes menjadi juara pada gelaran Piala Presiden 2017. Christian Gonzales dkk nyatanya tidak mampu berbuat banyak ketika kompetisi Liga 1 bergulir. Sempat diunggulkan jadi juara, mereka hanya mampu menempati peringkat kesembilan akhir kompetisi.

Kondisi serupa kini menghantui Macan Kemayoran yang pekan lalu menjadi juara usai melibas Bali United 3-0 di final. Dengan sigap, Ismed memastikan hal tersebut tidak akan terjadi pada timnya.

"Saya rasa kutukan tersebut tidak masuk akal ya. Hanya sugesti di pikiran saja karena selama kita melakukan persiapan bagus maka hasil yang didapat juga maksimal. Jadi, saya rasa tidak adil hanya berpatokan dari situ," lanjutnya.

Musim ini, manajemen Persija menargetkan Ismed dkk untuk finis di tiga besar. Sesuatu yang sepertinya bisa diraih jika melihat sepak terjang tim ibu kota sepanjang pramusim ini.
Ismed Sofyan Tidak Percaya Kutukan Juara Piala Presiden

#IsmedSofyan #PersijaJakarta #PialaPresiden

Komentar