
Football5star.com, Indonesia - Kapten Arema FC, Dendi Santoso, menyesalkan tekel keras yang dilakukan bek PSIS Semarang, Fendy Saputra yang dialamatkan kepadanya. Akibatnya, percekcokan antara kedua pemain tak terelakkan.
Dendi mengaku sangat emosional saat mendapatkan benturan fisik tersebut. Pemain berusia 27 tahun itu mengklaim ada benjolan di kakinya setelah ditekel keras oleh Fendy.
Kendati emosinya terlepas, Dendi meminta maaf akibat perbuatannya itu. "Saya melihat ada memar di kaki saya usai ditakling, jadi saya sedikit emosi. Saya minta maaf kepada semuanya karena (tidak bisa mengontrol) emosi," ujar Dendi dikutip dari situs wearemania.net, Jumat (26/1/2018).
"Kejadian ini cukup saya sesalkan, apalagi kita sama-sama cari makannya di sepakbola, sayang sekali kalau sampai cedera," imbuhnya.
Insiden tersebut terjadi menjelang akhir babak kedua laga antara Arema menghadapi PSIS di ajang Piala Presiden 2018. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (25/1/2018), tersebut dimenangkan oleh Singo Edan dengan skor 3-1.
Gol bagi Arema diciptakan oleh Johan Alfarizi, Thiago Furtuoso, dan bunuh diri yang dibuat bek PSIS, Rio Saputro. Sedangkan satu gol untuk Mahesa Jenar dicetak oleh Fendy.
Hasil kemenangan itu membuat peluang Arema untuk lolos ke babak selanjutnya terbuka. Klub besutan Joko Susilo itu berada di puncak klasemen Grup E dengan mengemas 4 poin.
Namun, di partai terakhir menghadapi Bhayangkara FC, Singo Edan harus menang agar bisa mengamankan posisi di fase selanjutnya.
Kapten Arema Sesalkan Tekel Keras Bek PSIS Kepadanya
#KaptenArema #PSISSemarang
Komentar
Posting Komentar