5 Calon Pembuat Rekor di Piala Dunia 2018


Football5Star.com, Indonesia - Ada air mata di San Siro. Sesaat setelah Italia hanya bermain imbang tanpa gol dengan Swedia, kiper Gianluigi Buffon tak sanggup menutupi kesedihannya. Dia berduka karena Italia gagal berangkat ke Piala Dunia 2018. Dalam 60 tahun, itukalh kali pertama Gli azzurri gagal lolos ke Piala Dunia.

Secara pribadi, kegagalan itu membuat Buffon urung menorehkan rekor tersendiri. Andai saja Italia berlaga di Rusia 2018, dia akan menjadi pemain pertama yang ikut serta di enam Piala Dunia. Namun, dia kini harus puas sejajar dengan Antonio Carbajal dan Lothar Matthaeus sebagai penampil di lima Piala Dunia.

Itu pun, Buffon sebenarnya berada di belakang kedua pemain tersebut. Pasalnya, dia sempat tak turun sama sekali di Piala Dunia 1998. Adapun Carbajal dan Matthaeus selalu bermain di lima edisi Piala Dunia yang diikuti.

Meskipun dipastikan tanpa rekor Buffon, Piala Dunia 2018 tetap menjanjikan torehan sejarah. Setidaknya, ada lima sosok yang berpeluang membuat catatan istimewa di Rusia nanti.

Essam El-Hadary

[caption id="attachment_81824" align="alignright" width="357"]Essam El-Hadary ghanasportsonline.com[/caption]

Kepastian Mesir berlaga di Rusia 2018 membuka kesempatan bagi kiper sekaligus kapten, Essam El-Hadary, untuk membuat rekor. Bukan hanya satu, setidaknya ada dua rekor yang bisa ditumbangkan kiper yang tahun depan akan berumur 45 tahun itu.

Rekor pertama adalah pemain tertua yang tampil di Piala Dunia. Saat ini, rekor itu dipegang oleh kiper Kolombia, Faryd Mondragon. Saat Kolombia melawan Jepang di Piala Dunia 2014, dia menjadi pemain tertua dengan umur 43 tahun.

Adapun rekor kedua adalah debutan tertua di Piala Dunia yang dibuat David James di Piala Dunia 2010. Dia menjalani laga pertamanya di Piala Dunia saat Inggris berhadapan dengan Aljazair. Saat itu, umurnya menginjak 39 tahun 321 hari.

Andai Mesir lolos ke final dan juara, ada tiga rekor lagi yang bisa diukir El-Hadary. Itu adalah pemain tertua yang tampil di final Piala Dunia, pemain tertua yang juara, dan kapten juara tertua.

Thomas Mueller

[caption id="attachment_81825" align="alignleft" width="357"]Thomas Mueller sueddeutsche.de[/caption]

Diam-diam, Thomas Mueller berpeluang membuat prestasi istimewa di Piala Dunia 2018. Dia berpeluang menjadi pemain pertama yang selalu mencetak lima gol di tiga gelaran Piala Dunia secara beruntun. Sebelumnya, pemain asal Jerman ini berhasil melakukan hal tersebut di Piala Dunia 2010 dan 2014. Pada 2010, dia bahkan menjadi top skorer.

Rekor gol terbanyak dalam tiga Piala Dunia beruntun saat ini dipegang oleh Miroslav Klose. Penyerang asal Jerman tersebut setidaknya mencetak empat gol dalam tiga edisi beruntun, yakni 2002, 2006, 2010. Di Korsel/Jepang 2002 dan Jerman 2006, dia mengemas lima gol, sementara di Afrika Selatan 2010, empat gol dilesakkannya.

Bagi Mueller, ini tantangan tersendiri. Maklum saja, sejak tahun lalu, ketajamannya menurun drastis. Musim lalu, dia bahkan hanya mengemas lima gol sepanjang musim di Bundesliga 1.

James Rodriguez

[caption id="attachment_81826" align="alignright" width="357"]James Rodriguez as.com[/caption]

James Rodriguez dan Thomas Mueller datang ke Rusia dengan status tersendiri. Merekalah dua top skorer Piala Dunia yang akan bermain di sana. Mueller adalah pemain tersubur di Piala Dunia 2010, sedangkan James merupakan pemain tertajam di Piala Dunia 2014.

Andai bisa kembali menjadi top skorer, keduanya akan tercatat sebagai pemain pertama yang mampu menjadi pemain tersubur di dua edisi Piala Dunia. Sepanjang sejarah, tak ada pemain yang sanggup melakukan hal itu. Tak terkecuali Miroslav Klose dan Ronaldo Luiz Nazario de Lima, dua kolektor gol terbanyak sepanjang sejarah.

Bagi James, andai mampu, rekor itu akan lebih spesial. Pasalnya, dia akan tercatat sebagai pemain pertama yang menjaid top skorer di dua Piala Dunia secara beruntun.

Joachim Loew

[caption id="attachment_81828" align="alignleft" width="357"]Joachim Loew focus.de[/caption]

Dalam sejarah Piala Dunia, Vittorio Pozzo (Italia) adalah satu-satunya pelatih yang berhasil mengantar timnya dua kali juara. Dia melakukannya di Piala Dunia 1934 dan 1938.

Di Piala Dunia 2018, Joachim Loew berpeluang menyamai rekor Pozzo itu. Pasalnya, dialah yang membawa Jerman juara Piala Dunia 2014.

Bukan hanya itu, Loew juga berpeluang menjadi pelatih yang juara di dua benua berbeda. Empat tahun lalu, dia juara di Benua Amerika, kini di Eropa. Itu akan menjadi pembeda dari Pozzo. Meskipun dua kali juara, dia meraihnya di Benua Eropa, yakni saat Piala Dunia digelar di Italia dan Prancis.

Didier Deschamps

[caption id="attachment_81829" align="alignright" width="357"]Didier Deschamps yahoo.com[/caption]

Di Rusia nanti, Didier Deschamps adalah satu-satunya pelatih yang pernah menjuarai Piala Dunia sebagai pemain. Dia tercatat sebagai penggawa Prancis kala menjuarai Piala Dunia 1998 di kandang sendiri. Deschamps bahkan sang kapten di gelaran tersebut.

Status itu membuat pelatih berumur 49 tahun tersebut berpeluang menyamai rekor Franz Beckenbauer yang juara sebagai kapten dan pelatih. Der Kaiser merupakan kapten Jerman Barat saat juara Piala Dunia 1974 di kandang sendiri. Empat edisi kemudian, di Piala Dunia 1990, dia kembali merengkuh trofi juara. Kali ini sebagai pelatih.

Sebetulnya ada satu sosok lagi yang juga juara sebagai pemain dan pelatih. Dia adalah Mario Zagallo. Namun, saat juara sebagai pemain, dia bukanlah kapten tim.
5 Calon Pembuat Rekor di Piala Dunia 2018

#DidierDeschamps #EssamEl-Hadary #JamesRodriguez #JoachimLoew #PialaDunia2018 #RekorDiPialaDunia #ThomasMueller

Komentar