Basofi Sudirman, Bonek Sejati yang Tutup Usia


Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Indonesia kembali berduka. Basofi Sudirman, seorang tokoh yang identik dengan Bonekmania, tutup usia. Basofi meninggal di usia 77 tahun. Di mata suporter sepak bola Indonesia, sosok mantan Wakil Gubernur DKI periode 1987-1992 tersebut mencuat setelah membela Bonek yang terlibat keonaran pada final Liga Kansas 1997.

Pada hari itu, beberapa pendukung Persebaya melakukan penjarahan terhadap penjual yang ada di sekitar stadion. Basofi mengeluarkan pernyataan bahawa mereka bukanlah Bonek sejati, melainkan Boling (Bondo Maling).

Selain langsung membentengi Bonek dengan istilah tersebut, Basofi juga turut menyumbangkan idenya melalui sebuah buku. Dalam buku yang berjudul Bonek: Berani Karena Bersama yang diterbitkan pada 1997, Basofi mengidentifikasikan penonton sepak bola ke dalam tiga kelompok.

Pertama, ada orang-orang yang dengan tulus mencintai olahraga dan tahu bagaimana caranya. Mereka adalah kalangan yang menyukai suasana olahraga yang kondusif dan atmosfer berolahraga yang baik.

Kelompok kedua yang dikemukakan Basofi adalah, mereka yang mencintai olahraga dan mencurahkan semua pikiran dan tenaga terhadap olahraga yang dicintainya. Tipe ini yang menurut Basofi sangat tepat dengan karakter Bonek sejati.

Kemudian yang ketiga, adalah orang-orang yang berpura-pura mencintai sepak bola, dan merusak esensi olahraga itu sendiri dengan tindakan-tindakan negatif. Karakter inilah yang tepat dengan Bondo Maling.

Kini, sosok itu telah tiada. Selain aktif di dunia militer dan politik, Basofi tidak pernah melupakan akar dari mana ia berasal. Di lubuk hatinya yang terdalam, ia tetaplah seorang penggemar sejati. Kecintaannya terhadap olahraga dibuktikannya dengan mencoba membangun perspektif positif tentang suporter dari tempatnya berasal.

 
Basofi Sudirman, Bonek Sejati yang Tutup Usia

#BasofiSudirman #Bonek #PersebayaSurabaya

Komentar