
Football5Star.com, Indonesia - Klub kontestan Liga 1, Madura United melayangkan protes pada PT Liga atas kepemimpinan Wasit Aprisman Aranda, ketika berhadapan melawan Persela Lamongan, pada Jumat (4/8/2017).
“Kami kirim dua nota protes. Pertama, atas dua pemain Persela yang menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti. Kedua, mengenai kartu kuning yang diterima Peter Odemwingie,” ujar Direktur Madura United, Ziaul Haq, pada Sabtu (5/8/2017).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Pamekasan itu, Marquee Player tuan rumah, Odemwingie menerima kartu kuning saat ingin melakukan tendangan sudut. Menurut Haq, yang harusnya menerima kartu kuning ialah pemain Persela karena menghalangi Odemwingie.
“Ini kan tidak masuk akal. Dia yang dihalang-halangi kenapa dia pula yang diberi kartu,” sambung Haq. Ia pun menambahkan jika surat protes tersebut telah dilayangkan ke PT Liga dan tinggal menunggu balasan.
sedangkan handsball yang dilakukan pemain Persela di kotak terlarang tak digubris wasit. hal ini semakin membuat manajemen klub kota garam meradang. menurutnya, kejadian itu dilihat jelas oleh sang pengadil.
Dalam pertandingan tersebut, Madura berhasil mengalahkan Laskar Joko Tingkir dengan skor 2-1, lewat gol yang diciptakan Slamet Nurcahyo dan Fandi Eko Utomo. Sedangkan gol balasan Persela dicetak legiun asing dari Jepang, Koisuke Yamazaki.
Meski menang, tampaknya tim Madura tidak ingin kemenangan tersebut menutupi kinerja wasit yang dianggap memihak pada tim tamu. Sehingga mereka tetap melaporkan wasit asal Padang tersebut.
Tak Puas Kinerja Wasit, Madura United Layangkan Protes ke PT Liga
#AprismanAranda #MaduraUnited #PerselaLamongan #PTLiga #Wasit
Komentar
Posting Komentar