
Football5star.com, Indonesia – Legenda AC Milan, Marcel Desailly, merasa senang melihat aktivitas Rossoneri selama bursa transfer musim panas ini. Meskipun demikian, Desailly mengingatkan manajemen bahwa klub membutuhkan sosok pemimpin.
Sejak diambilalih oleh konsorsium China yang dipimpin Yonghong Li pada bulan April, Milan jorjoran membeli pemain. Setidaknya sudah 10 muka baru yang mendarat di San Siro pada bursa transfer musim panas ini, termasuk Lucas Biglia, Leonardo Bonucci dan Franck Kessie.
Desailly mengaku senang karena banyak pemain yang datang sehingga Milan bisa membangun kembali kekuatan mereka. Tetapi peraih Piala Dunia 1998 bersama tim nasional Prancis ini mengatakan bahwa pembelian pemain baru bukan satu-satu faktor yang bisa membawa Milan ke puncak.
"Saya senang. Anda tak seharusnya takut soal uang. Kami takut karena mantan presiden Silvio Berlusconi mundur dari klub," ujar Desailly kepada Mohamed Hamdhoon dari Mihaaru News, ketika ditanya tentang revolusi Milan, dalam kunjungan ke Maldives.
"Jadi kami berharap klulb aktif dan sekarang kita sudah melihatnya. Mereka membeli cukup banyak pemain, tetapi itu tidak akan cukup untuk dua musim ke depan. Untuk pondasi yang kuat, anda memerlukan pemimpin."
"Anda membutuhkan banyak elemen supaya bisa mendapatkan Milan yang hebat seperti tahun 90-an."
Desailly juga berbicara tentang para pemain dalam sepak bola modern. Diakuinya, pesepak bola saat ini sudah jauh lebih bagus sehingga tidak bisa dibandingkan dengan dirinya.
"Tak ada yang menyerupai saya karena sekarang mereka jauh lebih teknis. Cara mereka menggunakan bola, kemampuan dan keterampilan jauh lebih akurat. Saya seorang kelas berat di dunia sepak bola. Anda tidak memiliki tipe pemain seperti saya lagi," ungkap Desailly.
"Anda memiliki N"Golo Kante, Blaise Matuidi, Paul Pogba. Anda tahu mereka sangat terampil, jadi sepak bola secara teknis sudah sangat meningkat."
Selama kariernya bersama Milan dari 1993 hingga 1998, pria 48 tahun ini mengoleksi dua gelar Serie A, satu titel Liga Champions, 1 Piala Super Italia dan 1 Piala Super Eropa. Terakhir, Desally bermain untuk Qatar SC selama satu musim (2005-2006), sebelum memutuskan gantung sepatu.
Desailly: AC Milan Membutuhkan Pemimpin
#ACMilan #Desailly
Komentar
Posting Komentar