
Football5star.com, Indonesia - Meski memenangkan pertandingan melawan Chelsea 2-1 di Stadion Nasional Singapura, Sabtu (29/7/2017), Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, tetap menyoroti gol bunuh diri yang dilakukan oleh pemainnya.
Gol bunuh diri tersebut dilakukan oleh Geofrey Kondogbia yang bermaksud untuk memberikan bola kepada kiper, namun sayang tendangannya terlalu keras hingga masuk ke gawang sendiri.
"Saya tidak mengerti mengapa kita membuat kesalahan tertentu saat mengendalikan bola. Saya tidak melihat mengapa kita harus melakukannya dengan baik selama 60-70 menit dan kemudian menyerah.” ujar Spalletti saat konferensi pers setelah pertandingan, Sabtu (28/9/2017).
Namun, ia menyebutkan bahwa faktor kelelahan saat melawan klub asal Bundesliga, Bayern Munich, kemungkinan menjadi faktor mereka melakukan kesalahan tersebut.
"Mungkin itu karena kami bermain dua hari lalu melawan Bayern Munich dan ada kelelahan. Dengan pemain yang kita miliki, kita seharusnya tidak salah menempatkan bola seperti itu,” ujar mantan pelatih AS Roma itu.
"Kita perlu bekerja untuk memiliki lebih banyak keseimbangan. Anda bisa tertekan, tapi tidak sebesar itu dan itu mendadak. Saya melakukan pekerjaan sebaik mungkin, mungkin saya kehilangan intensitas saat ini, tapi itu tidak berarti saya hancur berantakan," tutupnya.
Disisi lain, hasil kemenangan tersebut mengantarkan La Beneamata menjuarai ajang International Champions Cup 2017 di Singapura. Kemenangan tersebut jadi modal berharga Inter untuk mengarungi musim depan.
Meski Menang, Spalletti Tetap Soroti Gol Bunuh Diri Kondogbia
#Chelsea #GeoffreyKondogbia #InterMilan #InternationalChampionsCup2017 #LucianoSpalletti
Komentar
Posting Komentar