
Football5Star, Indonesia - Bek tengah Mats Hummels menilai politik transfer Bayern Munich sudah tepat. Menurutnya, seorang pemain berharga supermahal belum tentu lebih baik dari pemain yang berharga lebih murah.
"Bayern telah menunjukkan diri bisa jadi tim papan atas Eropa meskipun tanpa pemain berharga selangit. Bukan berarti pemain yang berharga dua atau tiga kali lipat selalu lebih baik," urai Hummels kepada Kicker, Kamis (20/7/2017).
Sebelumnya, Bayern sempat dikait-kaitkan dengan beberapa nama beken. Di antaranya Marco Verratti dan Alexis Sanchez. Namun, tak satu pun yang betul-betul dibeli Bayern. Terkait Alexis, Die Roten menarik diri karena permintaan gaji yang dinilai terlalu tinggi.
Pada bursa transfer kali ini, Die Roten sebenarnya mengeluarkan cukup banyak uang. Pembelian Corentin Tolisso dari Olympique Lyon seharga 41,5 juta euro bahkan memecahkan rekor transfer klub itu. Harga gelandang asal Prancis itu pun hanya kalah dari Julian Draxler. Pada 2015-16, dia diboyong dengan harga 43 juta euro saat dibeli VfL Wolfsburg dari Schalke.
Akan tetapi, harga Tolisso itu belum apa-apa jika dibandingkan dengan Romelu Lukaku yang ditransfer Manchester United dari Everton senilai 84,7 juta euro. Bahkan, Tolisso pun masih lebih murah dibanding bek kanan Kyle Walker yang dibeli Manchester City dari Tottenham Hotspur seharga 51 juta euro.
Selain Tolisso, hanya ada tiga nama baru lain yang diangkut Bayern. Mereka adalah Sebastian Rudy dan Niklas Sule dari Hoffenheim serta James Rodriguez yang dipinjam dari Real Madrid. Adapun total dana yang dikeluarkan, termasuk penebusan Kingsley Coman yang dipermanenkan, mencapai 100,5 juta euro.
Hummels Bela Politik Transfer Bayern
#BayernMunich #BursaTransfer #CorentinTolisso #MatsHummels
Komentar
Posting Komentar