
Football5star.com, Indonesia - Barcelona, meski sudah susah payah menang 3-2 atas Eibar di Estadio Camp Nou, Minggu (21/5), tetap gagal menjadi juara La Liga.
Barcelona memang tak cuma membutuhkan kemenangan untuk menjadi juara. Mereka juga perlu dibantu keberuntungan dengan harapan sang rival, Real Madrid, kalah di kandang Malaga pada waktu yang sama.
Sial bagi Barcelona, skenario tak berjalan sesuai harapan. Tak berapa lama setelah Real Madrid unggul cepat atas Malaga melalui gol Cristiano Ronaldo, Barcelona justru tertinggal lebih dahulu. Gol Takashi Inui pada menit ke-7 membuat publik Camp Nou terdiam.
Sejak gol itu, Barcelona memang terus berupaya membalas. Dominasi penguasaan bola dan penciptaan peluang mampu diambil alih anak asuh Luis Enrique. Namun, sampai babak pertama usai, Eibar mampu mempertahankan keunggulan.
Memasuki babak kedua, Barcelona lagi-lagi kecolongan. Alih-alih menyamakan kedudukan, Inui mampu mencetak gol kedua setelah bola tembakan voli kaki kirinya melesak deras ke gawang Barcelona kawalan Marc-Andre ter Stegen pada menit ke-61.
Beruntung momentum kebangkitan Barcelona hadir tak lama setelahnya. Dua menit berselang, gol bunuh diri David Junca, saat salah mengantisipasi bola sepakan Neymar yang menerpa tiang gawang, membuat Barcelona mampu memperkecil ketinggalan sekaligus memperoleh momentum.
Pada menit ke-70, Barcleona memperoleh hadiah penalti setelah Pedro Leon dituding melanggar Jordi Alba. Sial bagi Barcelona, bola eksekusi Lionel Messi masih bisa digagalkan kiper Eibar, Yoel Rodriguez.
Namun tiga menit setelahnya, Barcelona akhirnya bisa menyamakan kedudukan usai Luis Suarez sukses mengkonversi umpan kepala Francisco Alcacer menjadi gol. Keberuntungan Barcelona berlanjut semenit setelahnya saat pemain Eibar, Ander Capa, diganjar kartu kuning kedua akibat melanggar Neymar di kotak penalti.
Selain mengusir Capa, wasit juga memberikan hadiah penalti kedua kalinya untu tuan rumah. Kali ini, Messi tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak gol dan membawa Barcelona berbalik unggul usai \eksekusinya gagal digagalkan Yoel Rodriguez meski kembali benar dalam menebak arah bola.
Messi pula yang akhirnya melengkapi kemenangan Barcelona menjadi 4-2 melalui golnya pada menit kedua masa injury time. Bagi Messi, ini menjadi gol ke-36 di La Liga musim ini sekaligus memantapkan posisinya sebagai top skorer.
https://twitter.com/Squawka/status/866376751085228032
Barcelona menutup laga dengan kemenangan 4-2, tapi tetap harus puas hanya berada di peringkat kedua di klasemen akhir La Liga, tertinggal tiga poin dari Real Madrid yang menjadi juara.
Dengan kegagalan menjuarai La Liga, peluang Barcelona meraih trofi pada akhir musim ini tersisa di ajang Copa Del Rey. Gelar itu bisa menjadi penghibur bagi entrenador Luis Enrique yang akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim ini.
https://twitter.com/Squawka/status/866387814274957313
Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): 1-Marc-Andre ter Stegen; 20-Sergi Roberto (Andre Gomes 46"), 33-Marlon, 23-Samuel Umtiti, 18-Jordi Alba; 4-Ivan Rakitic (Francisco Alcacer 71"), 5-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta; 10-Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 11-Neymar
Pelatih: Luis Enrique
Eibar (4-4-2): 1-Yoel Rodriguez; 7-Ander Capa, 20-Florian Lejeune, 18-Anaitz Arbilla, 23-David Junca; 11-Ruben Jimenez Pena (Pedro Leon 68"), 5-Gonzalo Escalante (Cristian Rivera 84"), 14-Dani Garcia, 8-Takashi Inui; 9-Sergi Enrich (Alejandro Galvez 76"), 17-Kike
Pelatih: Jose Luis Mendilibar
Liga Spanyol: Sudah Susah Payah Kalahkan Eibar, Barcelona Tetap Gagal Juara
#Barcelona #CampNou #Eibar #LaLiga #LigaSpanyol #LionelMessi #TakashiInui
Komentar
Posting Komentar