
Football5star.com, Indonesia – Ajax Amsterdam lolos ke final Liga Europa meskipun kalah cukup telak di markas Lyon pada leg kedua semifinal. Dalam laga di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Kamis (11/5/2017), Ajax menyerah 1-3.
Walaupun demikian, wakil Belanda ini berhak maju ke final yang akan berlangsung di Friends Arena, Solnam pada 24 Mei nanti. Ajax unggul agregat 5-4 karena memiliki modal bagus yang diraih di kandang sendiri pada leg pertama pekan lalu berkat kemenangan 4-1.
Di final, Ajax akan bertemu raksasa Premier League, Manchester United. Klub berjulukan Setan Merah ini meraih tiket partai puncak setelah menyingkirkan Celta Vigo dengan keunggulan agregat 2-1, walaupun pada leg kedua di Old Trafford ditahan imbang 1-1.
Lyon bermain cukup dominan di hadapan publiknya karena Les Gones memiliki 57 persen penguasaan bola dan membuat 24 tembakan yang delapan di antaranya tepat sasaran. Sementara itu Ajax mampu menciptakan 16 peluang dengan tiga sepakan on target.
Meskipun demikian, Ajax yang lebih dulu mencetak gol. Pada menit ke-27, pemain muda Kasper Dolberg menjebol gawang Lyon, yang membuat striker berusia 19 tahun asal Denmark itu menjadi pemain muda tersubur di Liga Europa dengan koleksi enam gol, menyamai rekor yang pernah ditorehkan striker Athletic Bilbao, Iker Muniain.
Lyon tidak patah semangat, meskipun gol tersebut membuat mereka tertinggal 1-5 secara agregat. Menjelang turun minum, tuan rumah membalas dua gol sekaligus melaui pemain yang sama, yakni Alexandre Lacazette.
Lacazette mencetak gol penyama pada menit ke-45, setelah mengeksekusi penalti yang diberikan akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Matthijs de Ligt terhadap dirinya di area terlarang. Semenit berselang, dia kembali menjebol gawang Ajax, memanfaatkan umpan silang Nabil Fekir.
Pada babak kedua, Lyon tampil semakin bersemangat. Pada menit ke-81 Stadion Parc Olympique Lyonnais kembali bergemuruh setelah Rachid Ghezzal mencetak gol ketiga timnya. Dia menyelesaikan umpan lambung nan matang dari Maciej Rybus.
Tiga menit berselang, Ajax harus bermain dengan 10 orang akibat kartu kuning kedua yang diterima bek Nick Viergever karena melanggar Fekir. Sayang, Lyon tak bisa menambah satu gol untuk memaksa perpanjangan waktu sehingga skor 3-1 tak berubah. Ajax yang berhak maju ke final.
Ini adalah kali kedua Ajax lolos ke final Liga Europa. Terakhir kali De Godenzonen tampil pada partai puncak saat menjuarai kompetisi yang dulu bernama Piala UEFA ini pada 1992.
Susunan pemain:
Olympique Lyonnais: 1-Anthony Lopes, 15-Jeremy Morel (31-Maciej Rybus 74"), 3-Nicolas N"Koulou, 20-Rafael da Silva, 5-Mouctar Diakhaby, 28-Matthieu Valbuena (11-Rachid Ghezzal 77"), 21-Maxime Gonalons, 8-Corentin Tolisso, 10-Alexandre Lacazette, 18-Nabil Fekir, 27-Gnaly Cornet
Pelatih: Bruno Genesio
Ajax Amsterdam: 24-Andre Onana, 26-Nick Viergever, 3-Joel Veltman (2-Kenny Tete 65"), 5-Davinson Sanchez, 36-Matthjis de Ligt, 10-Davy Klaassen, 22-Hakim Ziyech, 20-Lasse Schoene (30-Donny van de Beek 59"), 9-Bertrand Traore, 11-Amin Younes (45-Justin Kluivert 82"), 25-Kasper Dolberg
Pelatih: Peter Bosz
Kalah 1-3, Ajax Tetap Lolos ke Final untuk Bertemu Man United
#Ajax #LigaEuropa #Lyon #Man.United
Komentar
Posting Komentar