
Football5star.com, Indonesia – Pelatih Tianjin Quanjian Fabio Cannavaro mengakui dirinya pernah berusaha menggaet Dries Mertens dari Napoli dan striker Everton, Romelu Lukaku. Tetapi, Cannavaro menolak gelandang Manchester United, Marouane Fellaini.
Cannavaro, peraih trofi Piala Dunia dan Ballon d"Or, sempat berada di Eropa selama beberapa pekan lalu untuk latihan pra-musim. Dia juga menarik perhatian karena memberikan penawaran sebesar 40 juta euro (sekitar Rp 565,178 miliar) untuk penyerang Fiorentina, Nikola Kalinic.
Tak cuma membidik sejumlah bintang di Serie A. Cannavaro juga berusaha menggaet sejumlah pemain bintang di Premier League untuk diboyong ke Liga Super China bersama klub besutannya.
"Saya berbicara kepada Mertens dan berusaha memboyongnya. Tetapi ketika kami sedang berbicara, dia mulai rajin mencetak gol secara reguler untuk Napoli," ujar Cannavaro kepada Het Nieuwsblad.
"Ada juga beberapa pemain Belgia yang mungkin menarik bila ke China. Radja Nainggolan, misalnya, sangat menarik karena dia bisa memiliki passport Asia. Itu hal penting ketika mereka mengubah aturan yang memungkinkan hanya tiga pemain asing."
Nainggolan, gelandang AS Roma, merupakan pemain berdarah Indonesia. Oleh karena itu, dia bisa memperoleh passport Indonesia.
Cannavaro juga memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan karena menolak kesempatan menggaet Fellaini. Padahal, agen gelandang asal Belgia itu sudah memberikan penawaran.
"Fellaini ditawarkan kepadaku, tetapi saya mengatakan kepada perwakilan transfer bahwa saya mencari pemain dengan profil berbeda. Saya berbicara dengan Lukaku, tetapi masalahnya Everton tak membiarkan dia pergi," ujar Cannavaro.
"Soal usianya yang masih muda bukan masalah, karena hal itu pun tak bisa menghalangi Oscar. Lukaku akan sempurna untuk China. Sepak bola sudah mendunia. Setiap pemain ingin berada di klub yang menang."
Cannavaro Bujuk Mertens dan Lukaku ke China
#FabioCannavaro #LigaSuperChina #Lukaku #Mertens #SepakBola
Komentar
Posting Komentar