Piala Presiden 2017: Nilmaizar Ogah Komentari Kontroversi Wasit


Football5star.com, Indonesia - Semen Padang gagal ke final Piala Presiden 2017 usai kalah menyakitkan dengan skor 2-5 dari Arema FC pada leg kedua semifinal di Stadion Kanjuruhan, Minggu (5/3). Selain mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, Pelatih Semen Padang Nilmaizar juga enggan mengomentari kinerja wasit.

Semen Padang sebenarnya sudah lebih dahulu memimpin pertandingan dengan dua gol dari Marcel Silva Sacramento pada menit ke-23 dan Vendry Mofu menit 26. Namun setelahnya, situasi berubah. Permainan tim yang berjuluk Kabau Sirah ini mengalami penurunan.

Bomber gaek Arema, Cristian Gonzales, tampil menggila dengan mencetak lima gol dalam pertandingan ini. Arema akhirnya menang 5-2 dan unggul agregat 5-3 sehingga berhak melangkah ke final.

“Tidak ada apa-apa dengan Semen Padang, sepak bola itu bicara logika, yang penting saya apresiasi semua usaha keras pemain meski hasilnya tidak sesuai dengan perkiraan saya,” buka Nilmaizar.

Sementara soal kinerja wasit yang mendapat sorotan karena mengesahkan dua gol Gonzales yang dianggap offside, Nilmaizar enggan berkomentar.

“Pengaruh sepuluh pemain sangat berpengaruh, tadi pemain kami ada yg di tandu dan di bawa keluar. Boas (Atururi) diganti karena cedera. Wasit? Anda bisa menarik kesimpulan sendiri, saya tidak mau berkomentar lebih,” lanjutnya.

Bek Semen Padang, Handi Ramdhan, pun mengaku kecewa dengan hasil ini dan kinerja wasit menjadi perbincangannya saat jumpa pers usai pertandingan. “Kami kecewa dengan hasil ini. Yang terjadi setelah kami unggul dan malah berbalik itu karena keputusan wasit yang tidak menguntungkan kami,” ucapnya.
Piala Presiden 2017: Nilmaizar Ogah Komentari Kontroversi Wasit

#AremaFC #HandiRamdhan #Nilmaizar #PialaPresiden2017 #SemenPadang

Komentar