
Football5star.com, Indonesia -- Leicester City sudah memecat Claudio Ranieri. The Foxes mendapatkan banyak kecaman, bahkan sampai disebut seharusnya bermain tanpa manajer.
Leicester sudah pisah jalan dengan Ranieri pada pekan lalu. Hasil buruk yang didapat oleh The Tinkerman bersama The Foxes musim ini menjadi penyebabnya.
Leicester berkutat di papan bawah klasemen, dengan raihan 21 poin. Mereka berjarak sebiji poin saja dari Hull City yang ada di zona merah.
Keputusan itu mendapatkan kecaman karena serperti tak menghargai jasa Ranieri yang mampu membawa Leicester menjuarai Liga Inggris di musim lalu.
Dengan munculnya rumor bahwa ada pemain Leicester yang menusuk Ranieri dari belakang, maka Sinisa Mihajlovic bilang bahwa Si Rubah tak layak untuk mendapatkan bimbingan seorang pelatih.
"Surat kabar di Inggris menyebutkan bahwa beberapa pemain mendorong pemecatan Ranieri," kata Mihajlovic seperti dilansir oleh FourFourTwo.
"Itu luar biasa, mereka harus dipaksa bermain tanpa pelatih sama sekali. (Kami akan) lihat saya bagaimana mereka menyukai itu," tambah pelatih Torino itu.
Mihajlovic pun menegaskan bahwa Ranieri seharusnya diberi penghargaan oleh para petinggi Leicester, bahkan harusnya dibuatkan sebuah patung.
"Saya menganggap Ranieri sebagai seorang teman dan pelatih hebat mereka harus membuat patungnya untuk kehormatannya," ujar Mihajlovic.
Liga Inggris: "Leicester Memang Seharusnya Bermain Tanpa Manajer"
#ClaudioRanieri #LeicesterCity #LigaInggris #SinisaMihajlovic #TheFoxes
Komentar
Posting Komentar