Manchester City: Bantulah Bravo, Guardiola


Football5star.com, Indonesia -- Claudio Bravo masih kesulitan menampilkan performa terbaik bersama Manchester City, Josep Guardiola diminta untuk membantu Bravo.

Bravo datang ke City dengan menyingkirkan Joe Hart. Dia diharapkan untuk bisa melakukan distribusi bola yang oke dari dalam kotak penalti.

Ekspektasi Guardiola soal aspek itu memang terpenuhi. Bravo mampu mencatatkan sebanyak 71 persen lebih passing sukses.

Tapi, Bravo malah menjelma menjadi kiper yang mudah kebobolan bersama City. Dia baru mencatatkan sebanyak empat clean sheet dari18 kali bermain.

Soal penyelamatan, Bravo baru membukukan sebanyak 31 saves. Contoh buruknya penyelamatan Bravo terjadi di laga City melawan Everton, saat kalah 0-4. Bravo tak sekalipun melakukan penyelamatan.

Eks kiper City, Andy Dibble, bilang bahwa Guardiola dan tim pelatih kiper City harus bertindak membantu Bravo. Psikolog olahraga menjadi salah satu cara membantunya.

"Kecepatan sepakbola di negara ini jauh lebih kencang dibandingkan La Liga. Dia mendapati sedihnya dan kesendirian di posisi kami --itulah mengapa dia benar-benar membutuhkan bantuan sekarang," kata Dibble di The Sun.

"Pep Guardiola harus berbicara dengannya dan juga pelatih kiper, serta membuat rencana tindakan."

"Dia harus mencoba dan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk membantu dia dan menggunakan jasa psikolog olahraga akan menjadi ide bagus."

"Claudio masih berusia 33 tahun, dan dia masih mempunyai waktu beberapa tahun. Apa yang dia butuhkan adalah bantuan --tuntunan dan kerja keras di saat latihan dan suau dukungan," imbuhnya.
Manchester City: Bantulah Bravo, Guardiola

#BravoDiCity #ClaudioBravo #JosepGuardiola #LigaInggris #ManchesterCity

Komentar