
Football5star.com, Indonesia - Jantung Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dibuat berdegup kencang saat menghadapi Wycombe Wanderers pada babak keempat Piala FA di Stadion White Hart Lane, Sabtu (28/1).
Bagaimana tidak, berstatus unggulan, Tottenham justru dibuat kesulitan meladeni perlawanan Wycombe. Bahkan, tim tamu mampu mencetak dua gol lebih dahulu melalui brace Paul Hayes pada menit ke-23 dan 36.
Spurs memang mampu bangkit melalui gol-gol yang dicetak Son Heung-min menit ke-60 dan penalti Vincent Janssen empat menit setelahnya. Namun, Wycombe kembali unggul melalui Gary Thompson menit ke-84.
Saat laga seolah akan dimenangkan oleh Wycombe, Spurs mendapat keajaiban. Dele Alli dan Son mencetak dua gol tambahan pada pengujung laga hingga Spurs berhasil menang 4-3 sekaligus membuat Wycombe gigit jari.
"Wycombe bermain sangat, sangat baik di babak pertama. Di babak kedua kami meningkatkan tempo dan lebih menekan. Saya pikir kami bermain lebih baik dari mereka, tapi dalam sepak bola Anda membutuhkan keberuntungan dan dengan kesempatan terakhir kami mencetak gol serta memenangi laga," ucap Pochettino kepada BBC Sports seusai laga.
Meski senang dengan perjuangan anak asuhnya, Pochettino tak sungkan memuji permainan Wycombe yang membuat Spurs kesulitan. "Kredit penuh untuk Wycombe, mereka bermain sangat baik. Selamat, karena mereka adalah pahlawannya," puji manajer berpaspor Argentina itu.
Pochettino sendiri membantah telah memandang remeh Wycombe dengan menurunkan banyak pemain lapis kedua. Saat ketinggalan, Pochettino baru memasukkan Janssen, Moussa Dembele, dan Dele Alli, pada babak kedua.
"Kami tidak meremehkan mereka. Kredit mereka, kami tidak bisa meruntuhkan mereka. Ini laga yang sangat sulit bagi kami. Sulit untuk menghentikan mereka. Wycombe menunjukkan keinginan lebih dan kualitas di lapangan. Inilah kenyataan yang sesungguhnya," pungkas Pochettino.
Piala FA: Pochettino Bantah Telah Menganggap Remeh Wycombe
#LigaInggris #MauricioPochettino #PialaFA #TottenhamHotspur #WycombeWanderers
Komentar
Posting Komentar