Frank de Boer: Performa Buruk Inter karena Salah Manajemen


Football5star, Indonesia - Frank de Boer mengkritik eks timnya, Inter Milan, yang dianggapnya kehilangan sosok pemimpin dalam tim, terutama dari sisi pemilik klub.

De Boer adalah korban kedua dari sektor pelatih Inter yang dipecat menyusul hasil buruk yang dituai tim. Menggantikan Roberto Mancini dua pekan jelang Serie A dimulai, De Boer cuma lima kali menang dari 14 pertandingan.

Sisanya tujuh kekalahan dan dua hasil imbang didapat pelatih asal Belanda. Mau tak mau De Boer pun harus kehilangan pekerjaannya dan digantikan Stefano Pioli.

Pergantian pelatih ke Pioli juga belum menunjukkan hasil maksimal karena Inter masih naik-turun penampilannya. Terakhir Inter kalah 0-3 dari Napoli setelah pekan lalu tersingkir dari Liga Europa.

Bagi De Boer, persoalan Inter memang bukan pada sisi pelatih melainkan pemilik klub yang tidak sabar melihat proses pembentukan tim. Dalam hal ini owner Jiangsu Suning serta Presiden Erick Thohir.

Keduanya dianggap sebagai titik lemah Inter saat ini karena tidak mampu menggunakan kekuasaannya dengan baik.

"Sangat mudah ditebak kenapa Inter tampil buruk. Inter dipimpin orang-orang China, presiden asal Indonesia dan lalu ada dewan direksi klub yang semuanya orang Italia," ujar De Boer kepada Ziggo Sport seperti dikutip Soccerway.

"Mereka semua punya kekuatan, tapi tidak satupun yang benar-benar menggunakannya dengan baik. Itulah problem terbesar Inter," sambungnya.

"Mereka seperti senang dengan situasi seperti ini, tapi yang harusnya diperbaiki adalah internal organisasi tersebut."

"Semua orang ingin Inter kembali ke papan atas, tapi itu butuh waktu. Lihat saja Napoli, yang bermain di Liga Champions saat ini. Butuh waktu delapan tahun mencapai level tersebut. Di Inter mereka ingin kembali ke papan atas hanya dalam waktu dua pekan dan tentu saja tidak bisa seperti itu," tutup De Boer.
Frank de Boer: Performa Buruk Inter karena Salah Manajemen

#FrankDeBoer #InterMilan #LigaItalia

Komentar