AS Roma langsung tancap gas pada pekan pertama Serie A musi 2016-17. Empat gol tanpa balas digelontorkan skuat asuhan Luciano Spalletti ke gawang Udinese pada laga di Stadion Olimpico, Minggu (21/8) dini hari WIB.
Meski begitu, Spalletti masih saja mengeluhkan beberapa kekurangan anak asuhnya. Pada laga itu, Roma memang gagal mencetak sebiji gol pun pada babak pertama.
Pada babak pertama, kedua tim bermain seimbang dan Udinese memperlihatkan perlawanan yang luar biasa. I Giallorossi baru bisa membuka keran gol pada babak kedua.
"Udinese bermain sangat baik dan memperlihatkan fisikal yang luar biasa. Kami sangat gegabah di babak pertama," jelasnya kepada Mediaset Premium.
"Beruntung, para pemain tampil baik di babak kedua. Mereka baru menekan pedal gas dan memperlihatkan karakteristik sesungguhnya," tambah dia.
Selepas membuka keran gol pada babak kedua, Roma langsung menyengat. Diego Perotti mencetak brace lewat dua penalti pada menit ke-65 dan 75.
Kemudian Edin Dzeko menambah keunggulan pada menit ke-82 memanfaatkan umpan Radja Nainggolan dan ditutup oleh gol sontekan Mohamed Salah dua menit kemudian.
Kemenangan ini jelas mengangkat kepercayaan diri Roma yang menjadi salah satu tim yang sangat berhasrat melawan dominasi Juventus dalam perburuan Scudetto.
Berita Bola: Spalletti Sesali AS Roma Telat Panas Melawan Udinese
#ASRomaVsUdinese #LucianoSpalletti
Komentar
Posting Komentar