Kekalahan 0-2 dari Chievo Verona pada laga perdana Serie A musim 2016-17 membuat kesal para pemain Inter Milan, salah satunya kiper Samir Hadannovic.
Pada laga di Stadion Marc-Antonio Bentegodi, Senin (22/8) dini hari WIB itu, gawang Handanovic dijebol dua kali oleh sepakan gelandang Chievo, Valter Birsa.
Handanovic lantas kesal. Bukan cuma karena gawangnya dijebol dua kali dan Inter kalah. Tapi lebih karena penampilan Inter yang masih di bawah standar pada laga perdananya.
"Apa yang membuat saya marah? Banyak hal. Tak perlu banyak pembahasan tentang hari ini, kami harus perlu membalik halaman dan berpikir tentang bagaimana kami bisa bekerja lebih baik ke depannya," kata Handanovic kepada Mediaset Premium.
"Saya bisa menunjukkan ribuan alasan, tetapi kami semua hanya perlu bekerja keras untuk menemukan cara bereaksi. Sulit untuk menunjuk apa yang hilang malam ini. Apakah kebugaran kami di bawah kondisi puncak? Kami tidak dalam kondisi 100 persen. Kami melakukan banyak perjalanan dan harus melakukan persiapan dengan cara ini. Saya tidak berpikir itu kesalahan pelatih," sambungnya.
Defender Danilo D"Ambrosio juga mengomentari pedas kekakalahn itu. Dia meminta fans tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi dengan kondisi Inter saat ini.
"Saya harus mengakui bahwa kami harus mengambil pelajaran dari mentalitas Juventus. Musim lalu mereka berhasil pulih setelah awal yang sangat sulit," bilang D"Ambrosio menambahkan melalui Sky Sport Italia.
"Orang-orang harus menyadari ini bukan lagi Inter yang memenangkan treble dan kami tidak memiliki bakat yang memungkinkan untuk bermain sebagai individu. Kami perlu bersatu sebagai tim dan bekerja keras dengan kerendahan hati," pungkas dia.
Inter Milan: Kekalahan dari Chievo Verona Bikin Samir Handanovic Geram
#ChievoVerona #DaniloDAmbrosio #InterMilan #SamirHandanovic
Komentar
Posting Komentar