Pelatih Portugal, Fernando Santos, memberi pujian bagi Eder yang menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Prancis dalam final Euro 2016 di Stadion de France, Minggu (10/7). Santos mengatakan, Eder yang tadinya kurang diperhitungkan telah memberi kontribusi besar bagi Seleccao.
Portugal mendapat tekanan dari tuan rumah Euro 2016, Prancis, sejak kick-off babak pertama dimulai. Kesulitan Portugal kian bertambah setelah kapten sekaligus bintangnya, Cristiano Ronaldo, terpaksa ditarik keluar usai berbenturan dengan Dimitri Payet pada menit ke-25.
Santos pun mengubah taktik permainan Portugal. Dia memasukkan Ricardo Quaresma untuk menggantikan Ronaldo.
Eder baru diturunkan ke lapangan pada menit ke-79. Dia masuk menggantikan Renato Sanches dan menjadi penentu kemenangan Portugal atas Prancis dengan skor 1-0 pada babak tambahan.
"Ketika menarik keluar Cristiano (Ronaldo), saya berpikir untuk langsung menurunkan Eder, namun saat itu, saya berpikir bahwa kami harus mengubah permainan. Jadi, saya menggeser Nani ke tengah untuk menampilkan permainannya yang cepat," terang Santos, seperti dikutip dari Soccerway.
"Akan tetapi, kami membutuhkan pemain untuk bermain di depan dan membantu tim naik menyerang. Kami butuh pemain untuk berduel udara lalu menyulitkan para pemain Prancis," sambung pelatih berusia 61 tahun tersebut.
"Ketika masuk, dia mengatakan kepada saya akan mencetak gol dan bebek yang jelek (ungkapan bagi orang yang tidak diperhitungkan) itu mampu melakukannya. Sekarang dia adalah angsa yang cantik," tandas Santos.
Berita Euro 2016: Eder, Bebek Jelek yang Berubah Menjadi Angsa Cantik
#Eder #FernandoSantos #Portugal #PortugalVsPrancis #Prancis
Komentar
Posting Komentar