Keputusan Graziano Pelle pindah ke Chinese Super League agaknya harus dibayar mahal. Pasalnya, pelatih baru tim nasional Italia, Giampiero Ventura, mengisyaratkan tak akan lagi memanggil Pelle.
Hal tersebut berkaitan dengan keputusannya hengkang ke Shandong Luneng untuk bermain di Chinese Super League. Ventura secara terang-terangan mengatakan keengganannya memasukkan nama Pelle ke dalam skuatnya kelak.
Ventura juga memberikan contoh saat Alessandro Diamanti kehilangan tempatnya di Gli Azzurri setelah memutuskan bermain di Cina.
"Seorang pemain harus memiliki keinginan untuk menang, pergi ke liga yang lebih rendah tidak membantu hal tersebut," kata Ventura seperti dilansir Soccerway.
"Ketika Diamanti pergi ke Cina, dia kehilangan tempat di tim nasional, di luar kemampuan yang dia miliki. Akan ada banyak pemain lain karena sepak bola terus berjalan," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Ventura juga beranggapan bahwa keputusan Pelle untuk pindah dari Southampton salah satunya karena besarnya faktor gaji. Seperti diketahui, Pelle akan mendapat gaji 16 juta euro per pekan.
"Jadi, 50 persen karena Cina dan sisanya adalah gaji yang besar. Seorang pemain harus kuat secara psikologis dan tempramen," pungkasnya.
Sejatinya tak cuma pemain di Cina yang menjadi korban ketegasan pelatih Italia. Beberapa nama besar yang tampil di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat pun bernasib serupa. Sebut saja Sebastian Giovinco dan Andrea Pirlo, yang diabaikan pelatih Antonio Conte jelang Piala Eropa 2016.
Ventura sendiri akan menjalani debutnya pada awal September mendatang di laga persahabatan kontra Prancis.
Berita Bola: Ventura Ancam Tak Akan Panggil Pelle Lagi ke Timnas Italia
#ChineseSuperLeague #GiampieroVentura #GrazianoPelle #TimnasItalia
Komentar
Posting Komentar